0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Patuhi Aturan, Pendaki Lawu Diapresiasi

Upacara detik-detik proklamasi di puncak Gunung Lawu (ist)

Karanganyar — Ribuan pendaki Gunung Lawu dalam momentum puncak peringatan HUT ke-72 kemerdekaan RI relatif menyadari pentingnya menjaga kondisi alam. Parameternya, tidak banyak sampah berserakan di jalur pendakian serta perapian dikelola secara bijak.

“Saat upacara bendera di puncak Lawu, disampaikan agar pendaki mematuhi aturan. Bawa turun sampah dan dilarang membuat perapian kecuali di posko yang sudah disediakan,” kata Ketua Komunitas Anak Gunung Lawu (AGL), Rusdiyanto kepada Timlo.net, Jumat (18/8).

Para peserta upacara detik-detik proklamasi di puncak Lawu pada Kamis, 17 Agustus 2017 lalu diminta memungut sampahnya masing-masing. AGL membagikan kantung plastik kepada tiap peserta usai upacara. Selain itu, perokok diminta menggunakan botol bekas untuk menyimpan putung rokok.

Berdasarkan hasil penyisiran AGL di jalur pendakian, area itu lumayan bersih dari sampah maupun bekas api unggun.

“Sikap pendaki mulai membaik. Kami sangat berterima kasih untuk itu. Meski, masih harus terus dipatuhi khususnya bagi pendaki pemula,” katanya.

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge