0271-626499 redaksi.timlo@gmail.com
Timlo.net

Selter Sriwedari, Dulu Dicibir Sekarang Diminta Lagi

Selter PKL Sriwedari (dok.timlo.net/ichsan rosyid)

Solo — Belasa Pedagang Kaki Lima (PKL) kuliner mengajukan kembali permohonan penempatan di Sherlter Sriwedari yang pernah mereka kembalikan ke Pemerintah Kota (Pemkot) Solo. Mereka ingin berjualan lagi di lokasi tersebut setelah melihat perkembangan terakhir dengan dibukanya Museum Keris.

“Melihat kondisi yang ada sekarang, teman-teman ingin menempati selter di Sriwedari lagi,” kata Ketua Paguyuban PKL Sriwedari, Buyeng Hartawan atau akrab disapa Wawan, Jumat (18/8).

Permohonan PKL untuk menempati kembali selter di timur Museum Keris itu, kata Wawan, sudah disampaikan kepada Pemkot belum lama ini. Mereka berencana menghadap Walikota Solo 22 Agustus mendatang untuk membicarakan permohonan mereka menempati kembali shelter yang pernah mereka kembalikan itu.

“Kita akan sampaikan kesulitan-kesulitan kami selama ini yang menyebabkan kami mengembalikan selter itu kepada Pemkot,” kata Wawan.

Wawan menegaskan, pihaknya akan mematuhi ketentuan-ketentuan yang diberlakukan Pemkot. Bahkan, menurutnya, para PKL siap menandatangani surat pernyataan bersedia aktif berjualan di selter itu.

“Bila melanggar akan dicoret selamanya,” ujarnya.

Sebagaimana diketahui, para pedagang sempat mengembalikan selter yang jaraknya hanya 50 meter dari Museum Keris itu kepada Pemkot 3 Mei lalu. Pemkot pun merespon dengan menyegel puluhan selter yang sudah tidak ditempati pada 12 Juli.

PKL yang mengembalikan selter mengaku tak kuat lagi berjualan di tempat itu karena terus-terusan merugi. Bahkan mereka sempat menuding Pemkot ingkar janji. Museum Keris yang digadang-gadang menjadi sumber pengunjung selter pedagang kuliner itu tak kunjung dibuka. Namun sejak dibukanya Museum Keris 9 Agustus lalu, sikap PKL pun mulai melunak. Apalagi, belum lama ini Walikota Solo, FX Hadi Rudyatmo mengatakan akan segera membongkar tembok di sebelah Timur Museu Keris untuk memudahkan akses menuju selter kuliner.

Puluhan selter di Timur Museum Keris disegel Pemerintah Kota Solo, 12 Juli lalu. Selter-selter itu disegel setelah dikembalikan oleh PKL yang menempatinya karena sepi pembeli.
Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge