0271-626499 redaksi.timlo@gmail.com
Timlo.net

PNS Dihimbau Tidak Gunakan Elpiji Bersubsidi

LPG 3 Kg mulai langka di Soloraya (dok.timlo.net/nanin)

Boyolali – PNS sebagai apatur pemerintah dihimbau untuk tidak menggunakan elpiji bersubsidi. Pasalnya, hal itu diklaim bisa menjadi pemicu kelangkaan elpiji 3 Kg di masyarakat.

“Elpiji 3 Kg masih bersubsidi, masyarakat kurang mampu yang berhak menggunakan,” kata Communication and Relations Officer PT Pertamina Jawa Bagian Tengah, Muslim darmawan, Kamis (17/8).

Dijelaskan, bagi masyarakat mampu, termasuk PNS, pihaknya sudah menyediakan gas elpiji non subsidi 5,5 Kg. Gas elpiji non subsidi ini sudah beredar di pasaran. Selain harganya terjangkau, Pertamina menjamin gas elpiji 5,5 kg ini lebih aman.

“Sekarang, tiap pangkalan wajib menyediakan gas elpiji 5,5 Kg,” imbuhnya.

Saat ini, pihaknya sudah mulai melakukan MoU dengan sejumlah pemerintah daerah sebagai percontohan. Kerjasama tersebut dikhususkan untuk mendeklarasikan komitmen penggunaan gas elpiji non subsidi kepada PNS.

“Harapan kami, PNS bisa menjadi role model penggunaan elpiji non subsidi,” lanjutnya.

Deklarasi penggunanan elpiji non subsidi tersebut sudah dilakukan di Solo, Klaten, Karanganyar dan dalam waktu dekat disusul Pemkab Boyolali. Dengan deklarasi dan dukungan dari aparatur pemerintah, peruntukan elpiji non subsidi bisa tepat sasaran.

“Penggunaan elpiji tidak tepat sasaran memicu kelangkaan elpiji,” tandasnya.

Editor : Dhefi Nugroho

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge