0271-626499 redaksi.timlo@gmail.com
Timlo.net

Dapat Remisi, Dua Narapidana Kasus Bonek Bebas

Sragen – Sebanyak empat narapidana Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Sragen bisa menghirup udara segar. Mereka dinyatakan bebas setelah mendapat remisi umum pada 17 Agustus ini. Dari empat narapidana yang bebas tersebut, dua diantaranya adalah napi dalam kasus Bonek (Bondo nekat) penganiayaan berat yang menyebabkan dua orang tewas.

“Ada empat narapidana yang bebas. Dua bonek dan dua kasus pencurian,” ujar Kalapas Kelas IIA Sragen, Rudy Djoko Sumitro, Kamis (17/8).

Rudy menjelaskan, total ada 111 narapidana yang mendapat remisi atau pengurungan hukuman pada HUT Republik Indonesia ke-72 tahun ini. Mereka mendapat remisi mulai satu bulan sebanyak 30 orang, dua bulan 14 orang, tiga bulan 34 orang, empat bulan 23 orang, lima bulan enam orang dan bebas sebanyak empat orang.

Dijelaskan, Lapas Kelas IIA Sragen dihuni sekitar 303 narapidana, yang terdiri pidana umum 180 orang, narkotika 115 orang, Tipikor lima orang dan Tipiter dua orang. Dari jumlah tersebut narapidana narkotika yang memperoleh remisi sebanyak 10 orang.

“Kalau untuk narapidana korupsi belum ada yang memenuhi syarat untuk mendapat remisi, namun baru proses. Syaratnya salah satunya adalah mendapat justice kolaburator dari kejaksaan,” terang Rudy kepada wartawan.

Pemberian remisi secara simbolis diserahkan oleh Bupati Sragen, Kusdinar Untung Yuni Sukowati bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopinda) usai Upacara Detik-detik Proklamasi. Keempat narapidana yang dinyatakan bebas, menerima surat keputusan (SK) dari Kementerian Hukum dan Perundang-undangan dan mengganti baju Lapas dengan baju batik.

Editor : Dhefi Nugroho

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge