0271-626499 redaksi.timlo@gmail.com
Timlo.net

Ribuan Warga Cuci Seribu Bendera Merah Putih

Aksi mencucui 1000 Bendera Merah Putih di Lapangan Maskarebet, Desa Krebet, Kecamatan Masaran, Sragen. (foto: Agung)

Sragen – Berbagai macam cara bisa dilakukan untuk memeriahkan HUT Republik Indonesia yang ke-72. Seperti yang dilakukan oleh ribuan warga Desa Krebet, Kecamatan Masaran, Sragen. Mereka punya cara tersendiri, yaitu melakukan “Aksi Dobrak Nasionalisme Mencuci 1000 Bendera Merah Putih” di Lapangan Maskarebet, desa setempat.

“Ini adalah cara kami, cara warga desa kami untuk menghormati arti kemerdekaan. Ini yang bisa kita berikan untuk Indonesia.” Kata Kepala Desa Krebet, Anggun Mahardika, Rabu (16/8).

Saat ditemui usai acara Mencuci 1000 Bendera Merah Putih, kepada wartawan Anggun menyampaikan, mencuci bendera merupakan aksi nyata untuk membersihkan debu-debu yang mengotori bendera. Hal ini mengandung arti tidak hanya bendera, tapi juga menyucikan jiwa sehingga semangat nasionalisme jadi bersih dan tumbuh kembali.

Menurut Anggun, kegiatan Mencuci 1000 Bendera Merah Putih tersebut memang baru pertama kali digelar. Pihaknya berencana pada peringatan HUT RI mendatang akan digelar kembali dengan jumlah bendera yang lebih besar.

Untuk menggelar acara yang diikuti sekitar 1.200 orang tersebut, pihaknya melibatkan para pelajar sekolah dasar (SD), Taman Kanak-kanak (TK) Desa Kerebet, warga, anggota Polri dan Kodim 0725 Sragen. Setiap orang membawa tongkat dan bendera merah putih serta ember.

Sebelum aksi mencuci bendera dimuali, terlebih dahulu ada apel dari seluruh peserta untuk mendengarkan orasi singkat dari Kepala Desa Kerebet, Anggung Mahardika dan Dandim 0725/Sragen yang diwakili Kapten Inf Suwandi. Acara tersebut juga diikuti Camat Masaran, Cosmas Edwi Yunanto, Kapolsek Masaran AKP Mujiono dan Danramil 03/Masaran, Kapten Inf Agus Suprapto.

foto: Agung

Sementara Kapten Inf Suwandi menyatakan, aksi dobrak nasionalisme dengan mencuci 1000 bendera merah putih tersebut merupakan aksi nyata untuk menjaga keutuhan NKRI. Sebagai generasi penerus memang harus terus menanamkan jiwa nasionalisme.

“Mari kita lawan yang akan mengubah Bendera Merah Putih, mengubah Ideologi Pancasila dan mengancam keutuhan negara kita,” tandasnya.

Editor : Dhefi Nugroho

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge