0271-626499 redaksi.timlo@gmail.com
Timlo.net

Puluhan Pasien Penyakit Kejiwaan Ikuti Upacara

Peserta upacara di Griya Peduli PMI Solo (foto: Heru)

Solo – Sebanyak 90 pasien penderita gangguan kejiwaan dan pengurus Griya Peduli PMI Solo mengikuti dengan khidmat upacara peringatan hari ulang tahun kemerdekaan Republik Indonesia, Kamis (17/8). Dengan mengenakan kaos bertuliskan Keep Support People With Mental Disorder berwarna merah, mereka tampak khusuk mengikuti upacara.

“Kami berupaya memperlakukan para pasien ini dengan cara yang normal. Dengan begitu mereka lebih merasa dimanusiakan,” ungkap Kepala Griya Peduli PMI Solo, Puji Hastuti.

Upacara ini cukup unik, sebab selain diikuti oleh penyandang gangguan kejiwaan, petugas pembaca undang-undang, pembaca naskah proklamasi, dan pengibar bendera adalah penyandang gangguan kejiwaan. Khusus bagi petugas upacara, pengurus Griya Peduli PMI telah melakukan seleksi secara ketat.

“Kita lakukan seleksi, mereka yang menjadi petugas upacara adalah mereka yang rutin kontrol dan terapi,” imbuh Puji.

Beberapa kejadian lucu terjadi, yakni saat menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, para peserta telah bernyanyi meskipun aba-aba belum di mulai. Selain itu pembacaan naskah proklamasi yang seharusnya berlangsung khidmat, justru ditirukan oleh para peserta.

foto: Heru

“Ya kadang lucu juga. Tapi perkembangan ini sudah cukup bagus,” kata dia.

Usai mengikuti upacara, secara tertib peserta membubarkan diri. Kegiatan ini diakhiri dengan makan bersama dan pengobatan.

Editor : Dhefi Nugroho

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge