0271-626499 redaksi.timlo@gmail.com
Timlo.net

Berusaha Rebut Pistol Polisi, Bandar Sabu Dibedil

ilustrasi (merdeka.com)

Timlo. net – Seorang pengedar narkoba ditembak mati oleh aparat Satuan Narkoba Polres Metro Bekasi Kota. Pasalnya, tersangka Hermansyah alias Imunk (31) berusaha melawan polisi ketika diajak melakukan pengembangan.

Kapolres Metro Bekasi Kota Kombes Hero Henrianto Bachtiar mengatakan, tersangka ditangkap petugas bersama dengan kawannya, Imron Rosadi (29) pada Selasa (15/8) malam di sebuah rumah kontrakan di Jalan Dewi Sartika, Bekasi Timur.

“Ketika dilakukan penggerebekan, kedua tersangka sedang memilah-milah narkoba berbagai jenis untuk diedarkan,” ujar Hero, Kamis (16/8).

Dari lokasi tersebut, polisi menemukan barang bukti dari dua tersangka berupa 15 bungkus sabu-sabu masing-masing berisi 0,25 gram, kemudian lima bungkus sabu-sabu dengan berat masing-masing 1 gram, 56 butir ekstasi, dua paket ganja, dan dompet berisi uang.

“Dari lokasi itu kemudian kami melakukan pengembangan, sebab tersangka mengaku masih menyimpan sejumlah narkoba,” ujar Kapolres.

Ia mengatakan, polisi kembali menemukan ganja seberat lima kilogram yang disimpan di bawah tangga rumah kontrakan milik Hermansyah, bercampur dengan barang bekas.

Pada Rabu dini hari, kata Kapolres, petugas bergerak ke Bintara untuk menggeledah sebuah rumah kontrakan yang dipakai menyimpan narkoba. Sayangnya, di tengah perjalanan tersangka Hermansyah turun dari mobil, dan berusaha mencabut senjata petugas.

Alhasil, petugas melakukan penembakan. Akibatnya, tersangka yang merupakan residivis tersebut tewas karena peluru bersarang di dada.

“Kami masih melakukan pengembangan untuk mencari tahu pemasok narkoba kepada para tersangka,” ujarnya.

[cob]

Sumber : merdeka.com

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge