0271-626499 redaksi.timlo@gmail.com
Timlo.net

Begini Meriahnya Pasien Gangguan Jiwa Ikut Lomba Pitulasan

Lomba Pitulasan di Griya Peduli PMI Solo (dok.timlo.net/heru murdhani)

Solo — Sebanyak 60 orang dengan gangguan kejiwaan, penghuni Griya Peduli PMI Solo mengikuti lomba peringatan HUT Kemerdekaan RI ke-72. Lomba Pitulasan yang dilaksanakan di halaman depan Griya Peduli PMI Solo, Mojosongo, Kecamatan Jebres.

Suasana riuh terjadi di Griya Peduli PMI Solo, Rabu (16/8). Rumah bercat putih dengan kombinasi merah tersebut mendadak penuh tepuk tangan dan sorak sorai. Sumber kegaduhan tersebut berasal dari para pendukung peserta lomba balap kelereng.

“Ayo, ayoo!!” teriak para penonton.

Tingkah yang lucu dipertunjukan oleh para peserta lomba. Ada menggigit sendok dengan cara memiringkan kepala, ada juga yang berjalan dengan tertatih-tatih. Tawa mereka kembali pecah saat ditengah perlombaan panitia membunyikan musik. Peserta harus berjoged mengikuti alunan musik sambil menggigit sendok.

Beberapa penonton tampak geregetan dengan polah kawannya yang berlomba. Saking geregetannya, ada penonton yang memasuki arena perlombaan.

Selain lomba balap kelereng, lomba yang lain diantaranya lomba makan kerupuk, lomba balap karung, dan lomba kempit balon juga digelar pada waktu bersamaan. Peserta lomba tampak ceria dan bersemangat dalam mengikuti jalannya acara.

“Kita berharap mereka dapat bersosialisasi, dengan sesama pasien yang lain. Dengan begitu mereka tidak hanya bengong dan bisa melatih gerak motorik,” ungkap Kepala Seksi Griya Peduli PMI Solo, Puji Hastuti, saat ditemui Timlo.net.

Selain itu diharapkan kegiatan ini bisa memberikan kegembiraan kepada pasien. Dengan hati yang bahagia ini pasien dengan gangguan kejiwaan bisa cepat sembuh dari sakitnya.

“Kalau hadiahnya berupa makanan, nanti kita laksanakan makan siang bersama untun saling mengakrabkan,” katanya.

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge