0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Begini Achmad di Mata Tetangga

Kapolres Karanganyar AKBP Ade Safri Simanjuntak dan anggotanya keluar dari garia polisi rumah terduga teroris usai menggeledahnya (timlo.net/raymond)

Karanganyar — Terduga teroris asal Desa Karang, Karangpandan, Achmad Romadlan Deny dinilai kurang bisa membaur di lingkungannya. Warga sampai sulit mendekati keluarga Achmad yang terkesan menutup diri.

“Saya kurang mengenal baik mas Deny (terduga teroris). Pekerjaannya apa, saya tidak tahu. Yang saya ketahui, dia mengajar mengaji TPA,” kata Kades Karang, Dwi Purwoto kepada wartawan, Selasa (15/8).

Sedangkan Kepala Dusun Karangkulon, Desa Karang, Tarso mengatakan telah lama mencurigai Achmad. Di dokumen KK Desa Karang hanya tertera namanya dengan nenek dari istrinya bernama Waginem. Sedangkan istrinya Narsih tidak masuk KK itu, namun masih tercatat warga Desa Berjo, Ngargoyoso.

Achmad yang kelahiran Brebes resmi menjadi warga Desa Karang pada 2004, namun tidak banyak tetangga mengenal dirinya. Bahkan Tarso mengetahui keberadaan Achmad kurang dari enam bulan lalu. Para tetangga mengatakan sejumlah pondok pesantren di Karanganyar memberdayakan Achmad mengajar.

“Modus semacam ini seperti seorang yang sengaja bersembunyi. Lalu saya dengan pak RT lebih ketat mengawasinya,” katanya.

Ia menduga, pasangan suami istri Achmad-Narsih menjadi lebih tertutup usai menyadari diawasi. Dari semula mau mengikuti posyandu, Narsih tak lagi tampak membawa anaknya ke sana.

“Pernah saya meminta kopian KTP dan KK istrinya. Setelah itu apa dia merasa tersinggung atau bagaimana, kok malah berhenti di posyandu. Niat saya ingin tahu siapa warga di sini. Bagaimana mau kenal, wajahnya saja ditutup cadar,” katanya.

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge