0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Dua Anak Buahnya Baku Hantam, Bupati Yuni Nelangsa

Bupati Sragen Kusdinar Untung Yuni Sukowati (foto: Agung)

Sragen – Bupati Sragen Kusdinar Untung Yuni Sukowati mengaku nelangsa terhadap perilaku dua Aparatur Sipil Negara (ASN) yang saling baku hantam belum lama ini. Apalagi mereka bukan pegawai biasa, tapi merupakan pejabat yang harusnya bisa menjadi contoh bawahannya.

“Saya mendengar itu dan dilapori ke WA saya beberapa hari lalu. Saya merasa prihatin bahwa seorang ASN yang harusnya menjadi contoh baik bisa seperti itu. Saya nelangsa ini,” kata Yuni.

Saat ditemui wartawan usai melantik enam Kepala OPD dan Dirut PDAM Tirtonegoro Sragen, Senin (14/8), Yuni menyatakan, apa pun alasannya, yang dilakukan dua pejabat di Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Sragen tersebut sama sekali tidak dibenarkan. Dia meminta Kepala Disperindag, Untung Sugihantoro bisa melakukan pembinaan terhadap anak buahnya tersebut.

“Saya minta Pak Untung melakukan pengawasan melekat untuk dilakukan pembinaan,” ujarnya.

Yuni menyatakan, pihaknya menyerahkan penyelesaian perselisihan itu kepada OPD yang bersangkutan. Karena dengan kejadian tersebut yang punya kewenangan memberikan gambaran secara konkrit adalah kepala dinas yang setiap hari berkomunikasi dengan bawahannya.

“Semua kepala dinas punya kewenangan untuk kita hormati, tapi kalau dalam kurun waktu yang ditentukan tak beres juga ya saya harus turun tangan,” jelas dia.

Dari informasi yang ada, baku hantam itu sendiri sudah terjadi hampir sepekan lalu, di mana dua ASN Disperindag Sragen, berinisial JS dan JP berkelahi di sebuah warung bakso, tidak jauh dari Kantor Bidang Metrologi Disperindag Sragen. Belum diketahui pasti penyebab keduanya melakukan perbuatan yang memalukan tersebut.

Namun akibat baku hantam itu, JS yang menjabat sebagai Kasie Pembinaan Perdagangan mengalami luka lebam dan terpaksa dirawat di RSUD Sragen.

Editor : Dhefi Nugroho

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge