0271-626499 redaksi.timlo@gmail.com
Timlo.net

Datangi Kantor KPK, Masinton: Nama Saya Disebut oleh Novel

Masinton Pasaribu (merdeka.com)

Timlo.net – Wakil Ketua Pansus Angket KPK, Masinton Pasaribu mengklarifikasi pernyataan politisi Miryam S Haryani saat proses penyidikan, soal adanya tekanan oleh Komisi III DPR. Masinton menuturkan video yang diputarkan jaksa penuntut umum Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), saat sidang memberikan keterangan palsu dengan terdakwa Miryam S Haryani sebagai bentuk fitnah, lantaran yang ditayangkan di persidangan hanya beberapa bagian saja.

Dia kembali menuding Novel Baswedan atas penyebutan namanya yang menekan Miryam.

“Saya datangi KPK saya minta klarifikasi berkaitan dengan penyebutan nama saya dan beberapa teman-teman anggota Komisi III karena saya yakin, hal itu tidak seperti yang disajikan dalam potongan-potongan rekaman pernyataan penyebutan nama saya itu disebut oleh Novel,” kata Masinton saat mendatangi gedung KPK, Selasa (15/8).

Menurutnya, pernyataan Miryam yang mengaku ditekan oleh Komisi III DPR hanya sebagai skenario KPK. Dia pun menantang, agar komisi antirasuah tersebut memutar keseluruhan video pemeriksaan politisi Hanura tersebut.

“Ini kan sudah dibuka semua di pengadilan. Potongan-potongan itu semua sudah dibuka di pengadilan. Tidak ada lagi yang rahasia, tinggal nanti diputar utuh,” tandasnya.

Sebelumnya, Senin (14/8) di Pengadilm Negeri Tipikor, Jakarta Pusat, video pemeriksaan Miryam saat menjadi saksi untuk tersangka Irman dan Sugiharto, diputar. Dalam rekaman tersebut ternyata terungkap sebelum pemeriksaan, Miryam telah diberi tahu dan diminta tak mengaku oleh beberapa anggota Komisi III.

Anggota Komisi III itu adalah Desmond J Mahesa, Aziz Syamsuddin, Syarifuddin Sudding, Bambang Soesatyo, Hasrul Azwar dan Masinton Pasaribu. Menurut penyidik KPK, orang disebut itu memang kerap memanggil anggota DPR yang terlibat kasus dengan KPK.

[ded]

Sumber: merdeka.com

Editor : Dhefi Nugroho

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge