0271-626499 redaksi.timlo@gmail.com
Timlo.net

Periode Juli 2017, Rupiah Terdepresiasi 0,28 Persen

ilustrasi rupiah (Timlo.net/redaksi)

Timlo.net – Nilai tukar Rupiah tercatat melemah atau terdepresiasi 0,28 persen terhadap Dolar Amerika Serikat (USD) pada Juli 2017. Nilai tukar kurs tengah tercatat berada di Rp 13.315 per USD.

“Nilai tukar (kurs tengah) eceran Rupiah terhadap USD pada Juli 2017 cenderung terdepresiasi dibanding minggu terakhir Juni 2017,” kata ketua Badan Pusat Statistik (BPS), Kecuk Suhariyanto, Selasa (15/8).

Level tertinggi nilai tukar (kurs tengah) eceran Rupiah pada minggu terakhir Juni 2017 tercatat di Provinsi Bali sebesar Rp 13.101,88 per USD, sementara pada minggu terakhir Juli 2017 terjadi di Provinsi Papua, yaitu Rp 13.186,88 per USD.

Sedangkan untuk level terendah, nilai tukar pada minggu terakhir Juni 2017 terjadi di Provinsi Sumatera Utara sebesar Rp 13.355,00 per USD dan pada minggu terakhir Juli 2017 terjadi di Provinsi Jawa Timur dengan nilai tengah Rp 13.635,36 per USD.

“Level terendah rata-rata nasional kurs tengah eceran Rupiah terhadap USD terjadi pada minggu kedua Juli 2017 yang mencapai Rp 13.349,17 per USD,” ujarnya.

Sedangkan menurut provinsi, level terendah kurs tengah terjadi di Provinsi Jawa Timur yang mencapai Rp 13.635,36 per USD pada minggu keempat Juli 2017.

Tak hanya terhadap USD, nilai tukar Rupiah juga terdepresiasi 4,03 persen terhadap dolar Australia pada Juli 2017 dengan nilai tukar sebesar Rp 10.520,13 per dolar Australia. Nilai tersebut menjadi level terendah rata-rata nasional kurs tengah eceran Rupiah terhadap dolar Australia yang jatuh pada minggu keempat Juli 2017.

Sedangkan menurut provinsi, level terendah kurs tengah terjadi di Provinsi Sulawesi Utara yang mencapai Rp 10.634,00 per dolar Australia pada minggu ketiga Juli 2017.

Selanjutnya, Rupiah terapresiasi 0,03 persen terhadap yen Jepang pada Juli 2017 dengan nilai tukar sebesar Rp 118,72 per yen Jepang. Level tertinggi rata-rata nasional kurs tengah eceran rupiah terhadap yen Jepang terjadi pada minggu kedua Juli 2017 yang mencapai Rp 117,23 per yen Jepang.

Sedangkan menurut provinsi, level tertinggi kurs tengah terjadi di Provinsi Nusa Tenggara Timur yang mencapai Rp 110,50 per yen Jepang pada minggu kedua Juli 2017.

Terakhir, Rupiah terdepresiasi 3,15 persen terhadap Euro pada Juli 2017 dengan nilai tukar tukar sebesar Rp 15.468,85 per Euro. Nilai tersebut menjadi level terendah rata-rata nasional kurs tengah eceran rupiah terhadap euro yang jatuh pada minggu keempat Juli 2017.

Sedangkan menurut provinsi, level terendah kurs tengah terjadi di Provinsi Sulawesi Utara yang mencapai Rp 15.625,00 per euro pada minggu keemnat Juli 2017.

[idr]

Sumber: merdeka.com

Editor : Dhefi Nugroho

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge