0271-626499 redaksi.timlo@gmail.com
Timlo.net

Bawa Narkoba, Pria Malaysia Ditangkap di Tol Pasteur

Gerbang Tol Pasteur (merdeka.com)

Timlo.net – Seorang pria asal Malaysia, LA, ditangkap polisi di Gerbang Tol Pasteur, Bandung. Pria ini diduga menyelundupkan narkoba yang berasal dari jaringan negeri jiran. Petugas menciduk LA dengan barang bukti 200 gram sabu yang dimasukan ke dalam dubur.

“Barang bukti yang kami amankan yakni tiga paket kecil narkotika dibalut alat kontrasepsi yang dijumlahkan kurang lebih 200 gram,” kata Dirnarkoba Polda Jabar Kombes Pol Asep Jenal Ahmadi dalam ekspos pemusnahan berbagai jenis narkoba, di Mapolda Jabar, Selasa (15/8).

Menurut dia, modus yang dilakukan tersangka LA ini yakni membawa barang haram tersebut dari negara asalnya dengan memasukan ke dalam dubur. Tersangka bisa saja lolos dari sistem keamanan bandara. Tapi justru petugas yang sudah mengintainya langsung mengikuti pergerakan tersangka.

“Kita ikuti dan akhirnya ketika akan memasuki kota Bandung kita tangkap dan temukan barang bukti narkoba tersebut, sebanyak 200 gram,” imbuhnya.

Dia menyebut jika barang bukti tersebut dirupiahkan bisa mencapai Rp 300 juta. Dia mengatakan, LA ini merupakan kelompok pengedar baru asal Malaysia. Rencana barang haram tersebut memang akan diedarkan di Bandung yang dijadikan pasar dagang LA.

“Ini jaringan baru yang memang akan mengincar kota Bandung sebagai pasarnya. Kita ketahui Jabar masih jadi pilihan selain Jakarta untuk peredaran narkoba ini,” terangnya.

Selain pengungkapan narkoba jenis sabu tersebut, aparat Polda Jabar juga berhasil menggagalkan peredaran ganja sebanyak 10,833 kilogram. Ganja ini berhasil diamankan dari tersangka DH alias OT yang ditangkap di Desa Karangan, Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor.

Lalu pihaknya juga mengungkap peredaran 1.000 belasan ribu pil dextro dengan tersangka AS dan YU. Seluruh barang bukti tersebut dimusnahkan yang disaksikan langsung Wakapolda Jabar Brigjen Pol Supratman, serta dari pihak Kejati Jabar.

Untuk sabu, pemusnahan dilakukan dengan cara dilarutkan ke wadah yang sudah bercampur cairan kimia. Sedangkan ganja yang sudah dibentuk perbata dibakar langsung.

“Ini adalah hasil pengungkapan jaringan baru yang mencoba bisa masuk ke Jawa Barat. Ada lima tersangka yang sudah amankan dalam pengungkapan kali ini. Tiga dijerat Pasal narkotika, sedangkan dua tipiring,” kata Wakapolda.

Untuk tiga tersangka pihaknya menjarat Pasal 114 ayat (2) dan Pasal 112 ayat (2) Undang-Undang RI Nomor 35 tentang Narkotika.

[msh]

Sumber: merdeka.com

Editor : Dhefi Nugroho

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge