0271-626499 redaksi.timlo@gmail.com
Timlo.net

Kenapa Kita Tercekat Saat Berusaha Menahan Air Mata?

Menangis. (dok: timlo.net/ twitter.com )

Timlo.net—Pernahkan kalian merasa tercekat di bagian tenggorokan saat berusaha menahan air mata atau menahan perasaan sedih? Kita merasa ada sebuah gumpalan di tenggorokan yang sulit ditelan. Selain karena perasaan sedih, kondisi juga terjadi saat kita merasa kewalahan dengan emosi apapun.  Kondisi tercekat itu dikarenakan otot-otot di tenggorokan saling berlawanan. Terutama glottis atau celah suara yaitu bukaan pada pita suara kita. Sensasi tercekat itu disebut sensasi globus.

Untuk memahami hal ini kita perlu membahas sistem saraf, tulis Reader Digest. Bagian sistem saraf yang berhubungan dengan stres adalah sistem saraf otonom, yang mengatur respon fight atau flight. Saat seseorang dalam situasi yang tegang, respon ini menimbulkan aliran oksiden di wilayah otot tertentu naik. Untuk memenuhi permintaan sistem saraf otonom, tubuh bernafas lebih cepat dan celah suara membesar untuk mengizinkan semua udara masuk. Respon yang sama muncul saat kita berada dalam situasi emosional. Tapi biasanya kita berusaha menahan diri sehingga kita menahan nafas.

Saat kita menahan nafas celah suara menutup dan otot-otot lain menegang. Karena beberapa otot mencoba membuka celah suara sementara otot lain menutupnya, maka terjadilah pertentangan. Hasilnya adalah sensasi tercekat, seolah-olah kita menelan bola golf di tenggorokan kita.

Seandainya Anda menonton film yang sedih sendirian, janganlah malu menangis. Karena rupanya menangis memperkuat tubuh dan pikiran. Selain itu, menangis membuat kita merasa lebih baik. Menangislah jadi Anda tidak merasa tercekat.

Editor : Ranu Ario

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge