0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Prof Suyitno Dikukuhkan sebagai Guru Besar ke 184 UNS

Rektor UNS Prof Ravik Karsidi memindah samir Prof Suyitno (dok.timlo.net/tyo eka)

Solo — Prof Dr Suyitno MPd dikukuhkan sebagai Guru Besar ke 184 Universitas Sebelas Maret (UNS) pada Sidang Senat Terbuka UNS, di Auditorium UNS Solo, Selasa (15/8). Ia dikukuhkan sebagai Guru Besar bidang Ilmu Kajian Sastra Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan UNS.

“Dalam pengukuhan guru besar ini, saya menyampaikan pidato berjudul Multiparadigma Kajian Sastra,” jelas Prof Suyitno.

Secara umum, kata Suyitno, kajian karya sastra bersifat multidimensi karena karya sastra adalah refleksi kehidupan yang juga multidimensi. Karya sastra bersifat open ended, sehingga sebuah karya sastra dapat disebut tidak pernah selesai memakna ketika selesai ditulis dan dibaca. “Keanekaragaman paradigma kajian sastra yang disulut oleh perbedaan perspektif dan world view adalah sebuah keniscayaan,” jelasnya.

Menurutnya, tidak salah jika kemudian dikatakan bahwa ilmu sastra bersifat multiparadigma science, artinya secara simultan pada waktu bersamaan menampilkan sejumlah paradigm atau perspektif dasar ilmu-ilmu lain dalam sistematika kerja operasionalnya.

Disebutkan, karya sastra adalah ejawantah jejak konteks: masa lalu, masa kini dan masa depan. Idealnya karya sastra dibaca oleh siapa saja dan dimana saja. “Karya sastra dapat menginspirasi banyak hal kepada siapa saja,” ujarnya.

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge