0271-626499 redaksi.timlo@gmail.com
Timlo.net

Hari Ianfu Internasional, Ini Kisahnya

Pameran Lukisan Ianfu di halaman Teater Arena TBJT Solo (timlo.net/heru gembul)

Solo — Peringatan Hari Ianfu Internasional yang jatuh pada Senin (14/8), diperingati secara istimewa di Kota Bengawan. Berlokasi di Teater Arena Taman Budaya Jawa Tengah (TBJT), sebuah peristiwa kemanusiaan itu dihadiri oleh puluhan pengunjung.

Berbagai kegiatan seperti pameran Lukisan dan Syal bertajuk Dokumen Rahim oleh Dewi Candraningrum; Pemutaran film dokumenter berjudul Kisah Sri Sukanti yang Tertinggal di Gedung Papak karya Ivan Meirizio, Becky Karina dan Eka Hindra; Pertunjukan karya tari berjudul Ianfu dan Kamar 11 dengan Koreografer Dwi Surni Cahyaningsih; dan diskusi.

Meski diperingati demikian meriah, tak banyak yang tahu tentang sejarah dipilihnya 14 Agustus menjadi Hari Ianfu Internasional. Peringatan hari perlawanan terhadap praktik sistem perbudakan seksual militer Jepang tersebut berawal dari seorang warga negara Korea Selatan, Kim Hak Soon pada 14 Agustus 1991, yang secara lantang mengakui bahwa ia menjadi salah satu korban praktik amoral tersebut.

“Soon kemudian menuntut pemerintah Jepang untuk bertanggungjawab secara moral dan kemanusiaan,” kata peneliti independen isu Ianfu di Indonesia, Eka Hindra.

Dikatakan dalam pertemuan Asian Solidarity ke-21 tahun 2012 di Taipei Taiwan, secara aklamasi diputuskan hari tersebut menjadi Hari Ianfu Internasional untuk mengenang keberanian Kim Hak Soon yang membuka tabir kejahatan perang tersebut ke mata dunia internasional.

Di Kota Bengawan sendiri pada tahun 1992, seorang perempuan bernama Tuminah mengaku sebagai penyintas Ianfu. Dirinya merupakan penyintas pertama yang berani membuka suara didepan publik.

Berdasarkan hasil penelitian dafi Prof Su Zhiliang dari Universitas Shanghai, Cina, tercatat 400,000 perempuan di kawasan Asia Pasifik termasuk perempuan Belanda menjadi korban perbudakan seks tentara Jepang selama perang Asia Pasifik berkecamuk pada 1931-1945.

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge