0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Mengaku Tetangga, Pinjam Motor Dibawa Kabur

(Ilustrasi) Pencuri motor (dok.merdeka.com)

Sragen –  Hati-hati bila ada orang yang mengaku-ngaku sebagai saudara atau tetangga yang dekat dengan kita. Kejadian ini baru saja dialami Anik Andri Astuti (37), warga Dukuh Craken, Desa Kerebet, Kecamatan Masaran. Lantaran terlalu percaya sama orang yang mengaku sebagai tetangganya, dia harus kehilangan sebuah sepeda motor.

“Modusnya, pelaku yang berpura-pura telah mengenal korban meminjam sepeda motor korban hanya sebentar untuk ambil baju. Tapi tidak kembali lagi,” kata Kasubag Humas Polres Sragen, AKP Saptiwi, Senin (14/8).

Kejadian itu bermula ketika akhir pekan, korban yang mengendarai motor Yamaha Mio AD 2628 BGE dalam perjalanan dihentikan pelaku dengan alasan untuk menumpang. Semula korban tidak bersedia lantaran tidak mengenal pelaku. Tapi pelaku mengaku kalau dia masih tetangga satu desa dengan korban yang rumahnya searah dengan korban.

Dengan sedikit terpaksa akhirnya korban pun mengijinkan pelaku menumpang. Saat itu pelaku ada di depan dan korban yang bonceng di belakang. Sesampai di Dukuh Rejowinangun, Masaran, pelaku berpura pura hendak mengambil baju ganti sebentar dan akan kembali secepatnya.

Korban walaupun dengan sedikit ragu tetap memberikan sepeda motor miliknya untuk dibawa pelaku. Setelah lama ditunggu, ternyata pelaku tidak juga muncul mengembalikan motor miliknya. Barulah dia tersadar kalau telah ditipu oleh pelaku. Korban pun akhirnya melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Masaran

“Dengan kejadian itu korban kehilangan Yamaha Mio seharga Rp 16 Juta. Kapolsek Masaran AKP Mujiono telah mengerahkan Unit Reskrim dan mendata cirri-ciri pelaku penipuan yang saat ini masih dalam lidik,” terang AKP Saptiwi mewakili Kapolres Sragen AKBP Arif Budiman.

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge