0271-626499 redaksi.timlo@gmail.com
Timlo.net

Penjelasan Said Aqil Soal Demo Santri yang Mengundang Kontroversi

Aksi demo menolak full day school (merdeka.com)

Timlo.net – Demo para santri menolak program Full Day School (FDS) jadi viral di sosial media. Dalam video yang tersebar di situs Youtube, mereka berteriak ‘bunuh menterinya sekarang juga’. Video itu berdurasi 1:03 menit.

Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), Said Aqil Siraj pun angkat bicara. Dia mengakui mereka adalah warga NU.

“Ya itu kan anak-anak masa iya mau dikontrol satu-satu ya enggak bisa. Tapi kita sudah berikan pengarahan,” kata Said Aqil di Jakata, Senin (14/8).

Sementara soal banyaknya santri yang demo menolak full day school, Said mempersilakan mereka demo.

“Iya biarkan saja mereka demo tapi kan enggak anarkis, Ya demo kan bagian dari aspirasi,” ungkap dia.

Menurutnya, para santri demo sambil membawa bendera NU lantaran merasa tergusur dengan adanya full day school.

“Karena yang akan tergusur itu kebanyakan madrasah yang dikelola oleh NU jumlahnya itu 76 ribu di Indonesia ini,” ujarnya.

Selain itu, Said juga merasa tidak yakin program full day school akan cocok bagi para siswa dan santri madrasah dan pesantren. Sebab setelah sekolah reguler dari pagi hingga siang, mereka masih harus menjalani kegiatan madrasah di sore harinya.

“Sekolah lima hari itu akan menggusur madrasah yang telah ada di masyarakat itu ada SD ada madrasah ada masjid. Pagi sekolah di SD afternoon sekolah di madrasah. Saya yakin enggak akan diterapkanlah. Itu saya sudah minta itu dicabut,” jelas dia.

[dan]

Sumber: merdeka.com

Editor : Dhefi Nugroho

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge