0271-626499 redaksi.timlo@gmail.com
Timlo.net

Jumlah Pemda Peduli Narkoba di Jateng Masih Minim

Sejumlah guru antri tes Narkoba di Balaikota Solo (dok.timlo.net/ichsan rosyid)

Solo — Jumlah pemerintah kota maupun pemerintah kabupaten yang memiliki program Pencegahan, Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) di Jawa Tengah masih minim. Minimnya kepedulian pemerintah daerah ditengarai sebagai penyebab masih sedikitnya pelaksanaan program tersebut.

“Hemat kami, kendalanya karena belum ada kepedulian dari pemerintah daerah,” kata Kepala Bidang Pencegahan Pemberdayaan Masyarakat Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Jawa Tengah, Susanto, Senin (14/8).

Dari 35 daerah di wilayah Jateng, baru beberapa saja yang sudah menjalankan P4GN. Susanto menyebutkan di antaranya yaitu Solo, Wonogiri, dan Kudus. Tiga kota tersebut menjalin kerja sama dengan BNNP untuk mengadakan tes narkoba mendadak kepada seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di Pemda masing-masing. Tes dibiayai dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) masing-masing. Sementara BNNP melaksanakan tes dengan peralatan yang disediakan Pemda.

“Ada juga daerah yang mengadakan tes sendiri. Kita hanya mendampingi. Yang seperti itu misalnya Semarang dan Magelang,” katanya.

Di sisi lain, BNNP juga memiliki keterbatasan Sumber Daya Manusia (SDM). Menangani 35 daerah dalam waktu bersamaan jelas di luar kamampuan BNNP. Karena itu, BNNP memprioritaskan tujuh daerah dengan peredaran narkoba tertinggi di Jateng.

“Solo termasuk yang tertinggi di Jateng,” ungkapnya.

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge