0271-626499 redaksi.timlo@gmail.com
Timlo.net

Suami Stroke, Istri Gantung Diri

Korban gantung diri di Desa Sidodadi, Kecamatan Masaran, Sragen (dok.timlo.net/agung widodo)

Sragen — Lantaran mengidap gangguan jiwa, Warjini (55), warga Dukuh Sidodadi RT 12, Desa Sidodadi, Kecamatan Masaran, Sragen nekat mengakhiri hidupnya dengan cara menggantung. Korban diduga tidak kuat menahan beban hidup dan persoalan ekonomi keluarga.

“Korban melakukan bunuh diri dengan cara gantung diri karena diduga mengalami gangguan kejiwaan dan masalah ekonomi,” kata Kasubag Humas Polres Sragen AKP Saptiwi, Senin (14/8).

Kejadian itu sendiri baru diketahui warga pada Sabtu (12/8) sekitar pukul 21.30 WIB setelah suami korban, Sri Widodo alias Giyamto (65) yang sedang menderita stroke memberitahukan kepada saudaranya, Suparmi (50), kalau istrinya ada di dapur.

Mendapat pemberitahuan itu, Suparmi langsung mengecek ke dapur dan mendapati Warjini dalam kondisi menggantung dengan menggunakan selendang. Melihat itu Suparmi kaget bukan main dan berteriak minta tolong kepada warga lainnya.

Warga yang mendengar teriakan itu langsung datang ke rumah Giyamto dan kemudian melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Masaran. Setelah dilakukan olah TKP dan visum dari petugas medis Puskesmas Masaran 2, pada tubuh korban tidak ditemukan adanya tanda-tanda penganiayaan.

“Korban meninggal murnia lantaran bunuh diri. Keluarga korban juga sudah menerima dengan ikhlas dan keberatan untuk dilakukan otopsi terhadap jasad korban yang dituangkan dalam surat pernyataan,” jelas AKP Saptiwi.

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge