0271-626499 redaksi.timlo@gmail.com
Timlo.net

Pemkot Wacanakan Standarisasi Harga Kuliner

(foto: David)

Solo – Pemerintah Kota Solo mewacanakan penyeragaman harga kuliner di Solo. Wacana tersebut merespon keluhan sebagian masyarakat yang merasa tertipu karena harus membayar makanan dengan harga tidak wajar.

“Semua harus transparan. Jangan sampai ada yang menjual terlalu mahal. Cara jawane ngepruk,” kata Walikota Solo, FX Hadi Rudyatmo, Sabtu (5/8).

Standarisasi harga rencananya akan dibahas setelah peringatan Dirgahayu Kemerdekaan Republik Indonesia 17 Agustus mendatang. Dengan demikian, pada saat musim liburan Natal dan Tahun Baru mendatang, pedagang kuliner di Solo sudah menggunakan standar harga yang baru.

“Supaya kejadian waktu Lebaran kemarin tidak terulang lagi,” kata Rudy.

Ia memastikan pembahasan standarisasi harga kuliner akan melibatkan pedagang. Bahkan harga standar nantinya akan diserahkan sepenuhnya kepada kesepakatan pelaku usaha. Tak menutup kemungkinan, pedagang juga diberi ruang untuk menaikkan harga di momen-momen tertentu seperti lebaran dan tahun baru.

“Asal disepakati dulu. Naiknya maksimal berapa persen,” kata dia.

Seperti diketahui, warga Solo sempat digoncang kabar miring terkait salah satu tujuan wisata kuliner di Solo yang memasang tarif ugal-ugalan. Informasi tersebut beredar luas di dunia maya sehingga Pemkot akhirnya menegur pengusaha yang bersangkutan.

“Boleh saja memanfaatkan momen lebaran. Tapi jangan keterlaluan,” kata Rudy waktu itu.

Editor : Dhefi Nugroho

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge