0271-626499 redaksi.timlo@gmail.com
Timlo.net

Kekurangan Pasokan, Elpiji Subsidi Langka di Pasaran

Suasana di gudang elpiji Kebakramat (timlo.net/setyo pujis)

Solo – Pasokan elpiji subsidi 3 kilogram disejumlah pengecer mulai tersendat sejak sepekan terakhir. Akibatnya, banyak masyarakat kesulitan mencari gas elpiji tersebut untuk kebutuhan sehari-hari.

“Sudah seminggu terakhir ini pasokan berkurang. Jika sebelumnya bisa mendapatkan 25-30 tabung, sekarang hanya dikirim 20 tabung,” ujar salah seorang pedagang toko kelontong, Yamto kepada wartawan, Selasa (1/7).

Bahkan tidak hanya itu, menurutnya jadwal pengiriman barang yang dilakukan oleh petugas dari agen juga mengalami perubahan. Dari sebelumnya pengiriman barang dilakukan pada Senin, Rabu dan Jumat, sekarang berubah jadi Selasa.

“Karena ada perubahan jadwal pengiriman itu, stok barang ditempat saya juga sempat kosong. Akibat kelangkaan itu, harga juga mengalami kenaikan yaitu dari sebelumnya Rp 17 ribu per tabung menjadi Rp 18 ribu per tabung,” jelasnya.

Sementara itu kondisi yang sama juga dirasakan pedagang lainnya. Pemilik pangkalan elpiji dikawasan Pasar Kliwon, Dedi Aryanto mengaku, pengurangan pasokan elpiji subsidi sudah rutin terjadi setiap akhir bulan.

“Turunnya setiap akhir bulan mencapai 20 an tabung. Yaitu dari sebelumnya 150 menjadi 130 tabung per hari,” tandasnya.

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge