0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Daripada Bibit, Sebaiknya Modal Bercocok Tanam

Ilustrasi uang (dok.timlo.net/gg)

Karanganyar — Sebagian petani hortikultura di Tawangmangu menginginkan bantuan bercocok tanam berwujud modal usaha. Mereka sangsi bantuan bibit bawang putih pada program tahun ini bermanfaat.

”Tanam bawang putih di cuaca sekarang berisiko gagal. Hujan masih sering turun. Tanaman bawang rentan,” ungkap salah satu anggota kelompok tani Dusun Pancot, Kalisoro, Tawangmangu, Sulardiyanto, Senin.

Sebagaimana diketahui, stimulan bercocok tanam menyasar puluhan hektar ladang di Tawangmangu dan sebagian di kecamatan lain. Pemerintah berharap stimulan tanam bawang putih berupa bibit dapat mendorong petani memproduksi komoditas hortikultura itu.

Jika pemerintah memaksakan penyalurannya, ia khawatir hasilnya kurang maksimal. Ia menyarankan bantuan itu dialihkan pinjaman bergulir untuk modal bercocok tanam.

“Petani agak khawatir menanam bawang putih sekarang. Lebih baik bantuannya uang saja. Bisa untuk modal menanam selain bawang putih,” katanya.

Jika usulannya disetujui, pengelolaan tepat disarankan melalui perbankan dan hindari pemberian langsung sistem cash and carry. Di Tawangmangu, bawang putih ditanam di empat desa yaitu Kalisoro, Gondosuli, Blumbang dan Tengklik.

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge