0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Inilah Kepribadian Penyuka Makanan Pedas

Cabe Dragon's Breath atau Nafas Naga. (Dok: Timlo.net/ Mirror.co.uk)

Timlo.net—Pedas sebenarnya bukanlah sebuah rasa. Tapi tubuh kita merasakan kehadiran zat kimia tertentu yang juga disebut chemesthesis. Beberapa binatang tidak menyukai zat kimia di dalam lombok dan makanan pedas. Zat itu berfungsi sebagai sebuah mekanisme pertahanan untuk tanaman. Tapi beberapa orang mengembangkan ketertarikan terhadap rasa pedas. Sebuah penelitian mengungkapkan jika beberapa orang menunjukkan kesukaan mengalami rasa terbakar dalam mulut mereka.

Yang menarik, penelitian lain menunjukkan jika kesukaan terhadap rasa pedas menunjukkan jenis kepribadian tertentu. Jika Anda suka makanan pedas, Anda mungkin adalah orang yang mencari sesuatu yang menggetarkan jiwa. Penyuka pedas tertarik dengan sensasi terbakar yang muncul dari senyawa capsaicin pada lombok dan tanaman sejenis. Senyawa itu menimbulkan rasa sakit yang ringan saat dimakan.

Penelitian dalam the Food Quality and Preference Journal pada 2013 menggambarkan ada banyak factor yang mempengaruhi kesukaan orang terhadap makanan pedas. Factor itu diantaranya pengaruh social atau budaya, seberapa sering orang terpapar capsaicin, perbedaan fisik pada sensasi rasa pedas dan kepribadian seseorang. Penelitian itu menunjukkan jika penyuka pedas menunjukkan sifat suka mencari sensasi. Atau kebutuhan untuk mencari sensasi yang baru dan kompleks dan sensitivitas terhadap perilaku penghargaan.

Walaupun demikian sebenarnya ada beberapa manfaat kesehatan yang didapat dari makanan pedas. Pada penelitian tahun 2014, senyawa flavonoid ditemukan pada bumbu makanan pedas. Senyawa itu bekerja sebagai antioksidan dan dihubungkan dengan berkurangnya resiko penyakit kronis.

Sementara capsaicin memiliki manfaat mengurangi resiko kanker, bahkan jika dikonsumsi dalam jumlah sedikit dan sedang. Kebanyakan penelitian menyatakan manfaat kesehatan akan lebih terasa jika orang mengkonsumsi makanan pedas dalam level yang tinggi.

Sumber: Livestrong.

Editor : Ranu Ario

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge