0271-626499 redaksi.timlo@gmail.com
Timlo.net

111 Jiwa Melayang Akibat Lala Lantas, 18 Tewas di TKP

: Launching Pencanangan Tahun Keselamatan untuk Kemanusiaan di Lapangan Masaran, Sragen (dok.timlo.net/agung widodo)
Sragen – Korban tewas akibat kecelakaan lalu lintas (Laka Lantas) di Sragen terbilang cukup tinggi. Selama tahun 2016 tercatat mencapai 111 korban jiwa meninggal. Sebanyak 18 diantaranya meninggal di tempat kejadian.
“Atau rata- rata satu orang meninggal dunia akibat kecelakaan lalu lintas dalam setiap tiga hari di Kabupaten Sragen, pada ruas Jalan Solo – Sragen, antara Pungkruk hingga Masaran,“ kata Kapolres Sragen AKBP Arif Budiman, Minggu (30/7).
Dalam acara Launching Pencanangan Tahun Keselamatan untuk Kemanusiaan, di Lapangan Masaran, Kapolres AKBP Arif Budiman menyampaikan, kecelakaan banyak menyebabkan korban menderita cacat seumur hidup. Akibat selanjutnya menimbulkan penurunan tingkat produktifitas kerja yang akan mengakibatkan angka pengangguran dan menyebabkan kemiskinan.
Kapolres menyitir rilis dari WHO, bahwa secara umum angka kecelakaan di Indonesia menduduki urutan kelima didunia, di mana terdapat angka kematian akibat kecelakaan yang cukup tinggi.
Berdasarkan Inpres No 4 tahun 2013 tentang Dekade Aksi Keselamatan Jalan, masalah lalu lintas tidak bisa dibebankan oleh satu instansi saja, namun menjadi tanggungjawab bersama.
Acara Launching Pencanangan Tahun Keselamatan dihadiri Bupati Sragen Kusdinar Untung Yuni Sukowati, Forkopimda, Kepala OPD, pelajar SD hingga SMA di Sragen, tokoh agama, tokoh masyarakat dan Club Otomotif Sragen.
Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge