0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Kawasan Komersial Tirtonadi Ditarget Rampung Awal 2018

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi bersama Walikota Solo FX Hadi Rudyatmo berjalan menuju Terminal Tirtonadi dari Stasiun Balapan melalui Sky Bridge, Minggu (30/7) (dok.timlo.net/ichsan rosyid)

Solo — Pembangunan kompleks pertokoan dan hotel di Terminal Tirtonadi diharapkan dapat segera dilaksanakan. Pemerintah menargetkan pembangunan kawasan komersial di lantai dua terminal tipe A di Solo itu rampung Februari 2018.

“Kita ingin ada percepatan-percepatan,” kata Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi usai rapat di Terminal Tirtonadi, Minggu (30/7).

Seperti diketahui, rencana pembangunan kawasan komersial di terminal tersebut sudah digagas Pemerintah Kota Solo sejak awal mendesain revitalisasi Terminal Tirtonadi. Sejak awal, Pemkot berencana merangkul pihak swasta untuk membangun kawasan komersial lima lantai di atas terminal. Pada perjalanannya, realisasi rencana tersebut mengalami banyak ganjalan.

Awalnya, Pemkot Solo tak bisa segera melakasanakan pembangunan kompleks pertokoan dan hotel di lantai dua terminal karena kendala regulasi. Pemkot berulang kali konsultasi dengan Kemenhub mengenai skema investasi dari pihak swasta yang bisa dilaksanakan tanpa melanggar regulasi.

Setelah yakin memiliki landasan hukum yang kuat untuk merangkul pihak swasta, lelang investasi langsung digelar Pemkot. Namun setelah pemenang lelang diumumkan, langkah pembangunan kembali mandek. Pengelolaan Terminal Tirtonadi resmi diambil alih Pemerintah Pusat sejak Januari 2018.

“Karena sekarang diambil alih pusat, tentunya kita hanya bisa menunggu,” kata Walikota Solo, FX Hadi Rudyatmo beberapa waktu lalu.

Rudy sendiri berulang kali mendesak Kemenhub agar segera menindaklanjuti proses pembangunan terminal. Bahkan sejak awal proses peralihan pengelolaan di kuartal akhir 2016, ia sudah mewanti-wanti Kemenhub agar memprioritaskan kelanjutan pembangunan terminal. Setidaknya pemerintah bisa menyelesaikan pembangunan di lantai dua.

“Kalau tidak segera dibangun nanti bangunannya rusak kena hujan dan panas. Sekarang saja sudah banyak cor yang retak,” kata dia.

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge