0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Semester Pertama 2017, Sebanyak 55 Nyawa Melayang di Jalan

Kasatlantas Polres Wonogiri AKP Sri Anggono (timlo.net/tarmuji)

Wonogiri — Puluhan orang di Wonogiri mati sia-sia di jalan raya akibat kecelakaan lalu lintas. Selama Januari hingga pertengahan Juli 2017, tercatat ratusan kasus kecelakaan yang merenggut nyawa hingga puluhan orang. Peristiwa ini didominasi  dominasi sepeda motor.

“Selama kurun waktu itu, tercatat ada 305 kejadian.  Sebanyak 55 orang meninggal dunia,” ungkap Kasatlantas Polres Wonogiri, AKP Sri Anggono, seusai pencanangan kampanye Tahun Keselamatan untuk Kemanusiaan (TKUK) di Alun-Alun Giri Krida Bakti Wonogiri, Minggu (30/7).

Kasatlantas mengajak semua lapisan masyarakat menggelorakan keselamatan berkendara dari diri sendiri hingga kepada orang lain. Pasalnya, kecelakaan tidak hanya merugikan diri sendiri, namun dapat merugikan orang lain.

Sehingga, etika berlalulintas harus dipatuhi.  Seperti kelengkapan surat-surat kelengkapan kendaraan, mematuhi rambu-rambu lalu lintas, memakai helm dan menjaga kecepatan berkendara dijaran untuk tidak ugal-ugalan.

“TKUK adalah gerakan moral untuk menumbuhkan kesadaran masyarakat pentingnya tertib berlalu lintas. Karena kecelakaan adalah penyebab kematian terbesar ketiga di dunia di bawah penyakit kanker dan paru-paru. Makanya, ayo bersama-sama partisipasi menggelorakan keselamatan berlalu lintas. Kalau di jalan berlalu lintas lah yang benar, sesuai aturan,” jelasnya.

Terpisah, Kanitlaka Satlantas Polres Wonogiri, Iptu Anom Prabowo menambahkan, daerah yang rawan kecelakaan lalu lintas adalah jalur  Nambangan- Krisak (Selogiri), kemudian jalur Wonogiri- Ngadirojo.

“Dari jumlah total kejadian ada 60 persen didominasi kalangan pelajar,remaja  dan hingga usia 40-an tahun.  Korban meninggal dunia tercatat 55 orang,” tandasnya.

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge