0271-626499 redaksi.timlo@gmail.com
Timlo.net

Persis Solo Merasa Poinnya Dicopet 

CEO Persis, Bimo Putranto (kanan) (dok.timlo.net/red)

Solo — Persis Solo masih menyoroti sanksi dari komisi disiplin (komdis) PSSI atas peristiwa yang terjadi di Rembang, 16 Juli lalu. Laga itu terhenti di menit ke 50 akibat kericuhan penonton. Persis pun dinyatakan kalah secara walk out (WO) dari PSIR.

“Jujur kami masih bertanya-tanya soal sanksi. Suporter kami nggak bisa masuk Stadion, dan poin kami dicopet. Siapa yang diuntungkan kami jelas tidak tahu. Kami tetap membumi, karena semakin di atas, gangguan angin makin kencang. Fokus kami jadi kacau dengan adanya sanksi itu, termasuk mencari pemain baru,” ungkap CEO Persis Solo, Bimo Putranto, Minggu petang.

Selain hukuman larangan bermain dengan penonton, denda, serta dinyatakan kalah. Persis juga secara menyakitkan saat perolehan poin mereka dikurangi tiga angka karena dianggap tidak mau melanjutkan pertandingan.

Praktis saat ini Persis harus rela turun ke peringkat ketiga dengan 17 poin. Kemenangan 2-1 atas Sragen United, Minggu (30/7) sore tadi, membuat Persis memangkas jarak poin menjadi selisih satu angka dari PSIR Rembang.

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge