0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Panglima TNI : Jangan Percaya Ulama yang Akan Mengganti Ideologi Pancasila

Panglima TNI, Jendral Gatot Nurmantyo saat mengisi kajian Minggu pagi di Gedung MTA Solo (timlo.net/achmad khalik)

Solo – Berdirinya Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) tak lepas dari peran serta para ulama dan umat muslim di tanah air. Sehingga, jika ada ulama ataupun tokoh agama yang mengatasnamakan Islam dan ingin mengubah dasar Negara Indonesia yakni Pancasila dan UUD 1945 maka hal itu sangat tidak dibenarkan.

“Umat Islam inilah yang berperan besar dalam mendirikan NKRI termasuk merumuskan dasar negara Pancasila. Pancasila sudah final menjadi dasar NKRI. Jadi, jika ada tokoh agama apalagi mengatasnamakan Islam untuk mengubahnya, gak usah dipercaya dan diikuti,” tegas Panglima TNI, Jenderal Gatot Nurmantyo dalam kajian pagi Majelis Tafsir Alquran (MTA), Minggu (30/7) pagi.

Jika ada ulama yang ingin mengubah Pancasila, Panglima menuding, pastilah bukan dari Indonesia. Mereka hanya ingin ‘mengobok-obok’ NKRI dan menimbulkan kekacauan seperti di negara-negara timur tengah saat ini.

“Suriah, Yugoslavia, Sudan, Uni Soviet, mereka negara-negara yang menjadi korban karena perbedaan keyakinan. Tapi Indonesia, tetap bertahan karena Pancasila dan Bhineka Tunggal Ika,” jelas Panglima.

Selain itu, Panglima juga menyebut, kontribusi ulama dalam mendirikan dan memperjuangkan kemerdekaan Indonesia sangatlah besar. Sejarah perjalanan Bangsa Indonesia telah menyebut kontribusi besar yang diberikan oleh ulama salah satunya adalah KH Hasyim Asyari.

“Ulama sangat berjasa besar bagi berdirinya Indonesia. Maka bohong jika para ulama akan merusak negara ini, enggak mungkin akan merusak Pancasila, Bhinneka Tunggal Ika, bohong,” tandasnya.

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge