0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Persis Dihajar Sanksi, Ini Komentar Pasoepati

Pasoepati saat mendukung Persis (dok.timlo.net/aryo yusri atmaja)

Solo – Klub Persis Solo dan suporternya, Pasoepati dihujani rangkaian sanksi dari komisi disiplin (komdis) PSSI, akibat peristiwa yang terjadi di Rembang, 16 Juli lalu. Laga terhenti di menit ke- 50, akibat insiden kericuhan suporter PSIR dengan Persis di Stadion Krida, berujung sanksi berat bagi sepak bola Solo.

PSSI melalui jajaran Komdis telah mengeluarkan keputusan berdasarkan pertemuan Kamis (27/7) kemarin. Atas kejadian di Rembang, Persis pun mendapat tiga sanksi berbeda dan tampaknya amat berat. Persis harus menanggung denda sebesar Rp 100 juta.

Kemudian Laskar Sambernyawa dinyatakan kalah secara walk out (wo), karena dinilai tak mau melanjutkan pertandingan saat di Rembang. Parahnya, Persis Solo dipastikan bermain tanpa penonton di kandang sendiri sebanyak dua kali.

Otomatis, duel melawan Sragen United di Manahan, Minggu (30/7) sore dan menjamu Persiba Bantul, Kamis (3/8) bakal sepi dari penonton.

Suporter Persis Solo, Pasoepati pun memberikan komentar terkait keputusan dari PSSI terkait insiden di Rembang.

“Kami Pasoepati masih gagal paham dan nggak habis pikir. Berbeda jauh dengan fakta yang terjadi di lapangan menurut kami, sangat menyesalkan sanksi itu,” ungkap wakil Presiden Pasoepati, Ginda Ferachtriawan, Sabtu (29/7) malam.

“Seolah-olah selalu Pasoepati yang jadi trouble maker-nya. Kami masih menunggu kepastian dari Panpel untuk laga besok terkait aksi teman-teman akan seperti apa,” tandasnya.

Editor : Dhefi Nugroho

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge