0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

KA Prameks Sering Dikomplain, KAI Tak Bisa Berbuat Banyak

Peuluhan calon penumpang menunggu kedatangan KA Prameks di stasiun Purwosari (timlo.net/setyo pujis)

Solo — PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah operasional (Daop) VI Yogyakarta sering mendapatkan komplain dari pengguna jasa kerata api (KA) Prambanan Ekspres (Prameks). Banyaknya komplain yang masuk itu akibat armada yang digunakan dianggap sudah tidak maksimal.

“Cukup banyak para pengguna jasa yang komplain. Mulai dari seiring telat, mogok dan sebagainya,” ujar Manager Humas PT KAI Daop VI Yogyakarta, Eko Budiyanto kepada wartawan, Sabtu (29/7).

 Menyikapi kondisi itu itu, Eko mengaku tidak bisa berbuat banyak. Pasalnya KA Prameks yang digunakan untuk melayani rute Solo-Yogyakarta tersebut sudah uzur sehingga mengakibatkan performanya kurang maksimal.

“Sebenarnya kita juga cukup kesulitan menyikapi itu, karena mau ganti KA saat ini tidak memungkinkan. Mengingat pemerintah mau menggantinya dengan Kereta Rel Listrik (KRL). Sedangkan mau memperbaiki spart partnya sudah tidak ada,” jelasnya.

Sehingga bagi mereka yang tidak puas dengan layanan KA Prameks, pihaknya menawarkan untuk menggunakan jasa angkut khusus pada KA jarak jauh.

Eko menambahkan, jumlah load factor KA Prameks selama ini cukup tinggi. Bahkan dalam sehari sedikitnya bisa mengakut 9.000 orang penumpang.

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge