0271-626499 redaksi.timlo@gmail.com
Timlo.net

Ditolak Cinta Gadis 15 Tahun, Duda Bunuh Diri Pakai Sangkur

Ilustrasi bunuh diri (dok.merdeka.com)

Timlo.net — Kesal karena cintanya diabaikan sang pujaan hati, Buyung Eduar (45), nekat mengakhiri hidupnya dengan menebas pergelangan tangannya menggunakan pisau sangkur, Jumat (28/7), malam.

Nyawa Buyung tak tertolong, darah segar mengucur deras dari tangannya. Warga setempat berupaya menolong pria tersebut. Namun dia dinyatakan meninggal setibanya di RSUD Kota Tangerang.

Kapolsek Jatiuwung, Kompol Agung menerangkan, pria yang dikenal sebagai penghuni kontrakan di Kampung Kebon Kelapa RT01/02 Kelurahan Periuk, Kota Tangerang, nekat mengakhiri hidup lantaran persoalan asmara.

“Keterangan tetangga dan para saksi di lokasi itu dipicu api asmara, karena korban cemburu sang kekasih, Dini Safitri, gadis yang masih berusia 15 tahun itu memiliki pacar,” ujar Kompol Agung, Sabtu (29/7).

Agung menjelaskan, sebelum peristiwa itu terjadi, Buyung Eduar tiba-tiba datang ke rumah kontrakan keluarga Dini Safitri. Dia marah-marah dan mencekik leher remaja tersebut.

Melihat anaknya dianiaya pria yang berstatus duda itu, ayah Dini, Muhammad Dadang Hermawan langsung melerai dan memarahi Buyung. Terjadilah cekcok mulut antara Dadang dengan Buyung. Sebab, Buyung dinilai tidak etis dan membuat anaknya syok.

“Lalu ayahnya ini langsung mengusir Buyung dari rumahnya. Dengan nada yang masih marah-marah, saat itu masih sempat dilerai warga sekitar,” ucapnya.

Setelah diusir, Buyung masuk ke dalam kontrakannya yang memang berhadapan dengan kontrakan keluarga Dadang Hermawan. Buyung mengambil sebilah sangkur lalu keluar rumah. “Korban lalu berdiri di tengah jalan menghadap ke rumah keluarga Dadang, sembari marah-marah,” kata Agung.

Tanpa diduga, korban langsung menghunuskan pisau sangkur itu ke pergelangan tangan bagian atasnya, yang menyebabkan darah terus mengucur dari lengannya. Melihat itu, Dadang bersama warga lainnya langsung membawa korban ke RSUD Tangerang. “Tapi sampai di rumah sakit korban tidak bisa diselamatkan,” kata Agung.

Hingga kini, jenazah Buyung masih berada di kamar jenazah RSUD Tangerang. [noe]

Sumber: merdeka.com

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge