0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Relokasi Warga Bantaran Kali Anyar Butuh Waktu Tiga Bulan

Terkena proyek Embung Tirtonadi, sejumkah warga bantaran Kali Anyar bakal direlokasi (dok.timlo.net/red)

Solo — Kelompok Kerja (Pokja) relokasi warga bantaran Kali Anyar, Kelurahan Nusukan, Solo membutuhkan waktu setidaknya tiga bulan untuk menyelesaikan relokasi warga. Pembongkaran bangunan di bantaran sungai baru bisa dilaksanakan setelah hunian di lokasi baru selesai dibangun.

“Kami tidak mau digusur dulu, baru dibuatkan rumah. Harus ada rasa kemanusiaannya lah,” kata Wakil Ketua Pokja Nusukan, Trihono, Sabtu (29/7).

Berdasarkan data sementara, Pokja akan membangun 195 rumah di lokasi baru yang rencananya berada di Jeruk Sawit, Gondangrejo, Karanganyar. Pembangunan akan segera dilaksanakan setelah dana bantuan sosial dari Pemerintah Kota Solo cair.

“Kita sudah verifikasi, tinggal menunggu SK (Surat Keputusan) dari walikota untuk pencairan dana,” katanya.

Bansos dari Pemkot nantinya akan diserahkan kepada Pokja untuk dibelikan tanah dan membangun rumah. Hanya saja, karena keterbatasan dana, warga hanya mendapatkan bangunan berupa rangka bangunan dan atap. Masing-masing penerima bansos harus mengupayakan sendiri penyelesaian pembangunan rumah.

“Hrapannya, warga bisa memanfaatkan kembali bahan-bahan bangunan bekas rumah yang dibongkar,” tambahnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, 254 ​hunian​ di Kelurahan Nusukan ​dipastikan​ ​terdampak​ ​pembangunan​ ​embung​ ​dan​ ​bendung​ ​karet Tirtonadi. Sebanyak 195 hunian di bantaran sungai ditangani Dinas Perumahan Kawasan Permukiman, dan Pertanahan. Sedangkan sisanya sebanyak 59 hunian yang berada di badan jalan akan ditangani Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruangan.

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge