0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Sebelum Gantung Diri, Anggota Satpol PP Aniaya Istri

Korban penganiayaan di hutan karet Kedawung dievakuasi warga dan polisi (timlo.net/agung widodo)

Sragen – Sri Tuti Pamuji (35), warga Kampung Sumengko, Kelurahan Sragen Tengah yang ditemukan luka parah di hutan karet, Kecamatan Kedawung, Sragen ternyata merupakan korban penganiayaan dari suaminya sendiri. Ironisnya, sang suami tak lain adalah  Agus Supriyo (44), anggota Satpol PP Pemkab Sragen yang tewas lantaran gantung diri di Dukuh Kuwut RT 11 Desa Jetis, Kecamatan Sambirejo, Sragen.

“Memang hari ini ada dua kejadian, yang satu gantung diri di Sambirejo dan penganiayaan di hutan karet, Kecamatan Kedawung. Kami menduga dua kejadian itu ada kaitannya, tapi pastinya masih kami dalami,” kata Kasat Reskrim, AKP Dimas Bagus Pandoyo mewakili Kapolres Sragen AKBP Arif Budiman, Jumat (28/7).

Seperti diberitakan sebelumnya, Agus Supriyo ditemukan tewas menggantung di rumah warga Sambirejo, Hariyanto (36), pada Jumat (28/7) dinihari sekitar pukul 04.30 WIB. Kejadian ini cukup aneh lantaran Agus sendiri merupakan warga Kampung Sumengko, Kelurahan Sragen Tengah.

Selang sekitar tujuh jam kemudian, pada pukul 14.00 WIB warga kembali dikejutkan dengan penemuan Sri Tuti Pamuji yang tengah hamil di kawasan hutan karet, Kedawung. Lantaran alamatnya sama, korban belakangan diketahui merupakan istri dari Agus Supriyo.

Dari informasi yang dihimpun, Agus diduga sempat menganiaya istrinya dengan linggis. Sri Tuti Pamuji mengalami luka parah di bagian muka dan dagu. Tubuh Tuti dibawa menggunakan mobil Nissan Grand Livina nopol AD 8696 KU dan dibuang ke alas karet Kedawung.

Karena kalut, kemudian Agus menuju ke arah Kecamatan Sambirejo. Setelah itu Agus memutuskan untuk gantung diri dengan menggunakan tali dadung di sebuah rumah warga Dukuh Kuwut RT 11 Desa Jetis, Kecamatan Sambirejo.

Kepala Desa Jetis, Priyono membenarkan, Agus bunuh diri di wilayahnya. Dia menjelaskan Agus bukan warga sekitar. Hanya saja cukup mengenal lingkungan sekitar lantaran pernah bertugas di Kecamatan  Sambirejo.

”Dulu memang pernah bertugas menjaga tower di kawasan sini, jadi cukup hafal kawasan tersebut,” ujarnya.

Priyono menambahkan, mobil Nissan Grand Livina yang dikendarai Agus berada di dekat lokasi gantung diri. Pada bagian samping mobil itu terdapat bekas goresan.

Petugas Polsek Kedawung mengevakuasi tubuh Sri Tuti Pamuji, korban penganiayaan di hutan karet, Kedawung.

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge