0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Miris, Pegawai RSUD Dianiaya dengan Linggis

Korban penganiayaan di hutan karet Kedawung dievakuasi warga dan polisi (timlo.net/agung widodo)

Sragen – Sri Tuti Pamuji (35), warga Kampung Sumengko, Kelurahan Sragen Tengah ditemukan luka parah di hutan karet, Kecamatan Kedawung, Sragen. Diduga korban dianiaya dengan menggunakan linggis kemudian ditinggal begitu saja di hutan. Hal itu berdasarkan ditemukannya linggis di dekat tubuh korban.

“Di sekitar korban ditemukan linggis. Selain itu ada juga dompet yang berisi identitas korban dan uang Rp 1,5 Juta,” kata Kapolsek Kedawung, AKP Bambang Susilo mewakili Kapolres Sragen AKBP Arif Budiman, Jumat (28/7).

Dari identitas yang ditemukan, Sri Tuti Pamuji merupakan seorang Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Bagian Keuangan RSUD dr Soehadi Prijonegoro Sragen. Pelaku tergolong kejam, karena selain menggunakan linggis untuk menganiaya, korban juga diketahui dalam kondisi hamil.

Dari informasi yang dihimpun, korban ditemukan pertama kali oleh anak kecil di selokan hutan karet, Kedawung, Jumat (28/7) siang sekitar pukul 14.00 WIB. Anak tersebut mendengar suara rintihan setelah di lihat, ternyata  ada sosok tubuh yang tergeletak dengan luka di bagian mukanya. Atas temuan itu kemudian dilaporkan warga ke Polsek Kedawung.

Sementara itu, Direktur RSUD dr Soehadi Prijonegoro Sragen, Didik Haryanto, membenarkan, kalau Sri Tuti Pamuji merupakan pegawainya. Korban dibawa ke rumah sakit sekitar pukul 14.30 WIB. Dia mengalami luka parah pada bagian muka dan dagu.

”Saat ini masih ditangani dokter di ruang penanganan, yang jelas kondisinya mengalami luka pada bagian wajah,” ujarnya.

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge