0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Ini Bentuk Keprihatinan Suporter Solo untuk Korban di Temanggung

Pasoepati merahkan stadion (dok.timlo.net/aryo yusri atmaja)

Solo — Sejumlah perwakilan dari Pasoepati Gate B7 mendatangi rumah duka Muhammad Nur Ananda (22) warga Secang, Magelang , Kamis (27/7) malam.  Kedatangannya ini merupakan bentuk keprihatinan atas kasus yang menimpa korban oleh oknum tak bertanggung jawab yang terjadi di Temanggung.

“Niat kami kemarin mengunjungi keluarga korban, untuk menjaga hubungan baik suporter Solo dan Magelang. Kejadian seperti itu seharusnya tidak perlu terjadi, apalagi korban bukan suporter,” ujar perwakilan Pasoepati Gate B7 bernama Christ, Jumat (28/7).

Muhammad Nur Ananda (22) harus meregang nyawa karena dianiaya kelompok suporter di jalan Temanggung-Magelang, Kragan, Temanggung, pada Minggu (23/7) malam.

Christ mengatakan, meskipun yang menyerang korban hingga meninggal bukanlah suporter Persis Solo, kedatangan mereka juga untuk tetap menjaga hubungan yang harmonis antara Pasoepati dengan kelompok suporter Magelang.

Selain itu, kedatangan mereka ke Magelang juga untuk memberi santunan kepada karyawan sebuah mini market yang kabarnya menjadi korban penjarahan oleh suporter Persis Solo pada Kamis (20/7) lalu. Aksi tidak terpuji itu menyebabkan kerugian mini market sebesar Rp 5,5 Juta.

”Kerugiannya ditanggung karyawan dan harus dibayarkan akhir bulan ini. Kejadian itu tentu merugikan pihak karyawan dan seharusnya tidak terulang lagi,” imbuhnya.

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge