0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Bentuk Tim Pencari Fakta Kasus Novel, Jokowi Minta Saran Kapolri

Kapolri Jenderal Tito Karnavian (merdeka.com)

Timlo.net – Presiden Joko Widodo (Jokowi) minta saran Kapolri untuk membentuk Tim Pencari Fakta (TPF) mengungkap pelaku teror penyiraman air keras terhadap penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan. Desakan ini semakin menguat usai Novel mengungkap adanya keterlibatan jenderal polisi di kasus yang menimpanya.

“Saya minta masukan dulu ke Kapolri,” kata Jokowi di Cikarang, Bekasi, Jumat (28/7).

Permintaan kepada Presiden agar membentuk Tim Pencari Fakta itu dikarenakan Novel Baswedan pesimis kasusnya akan terungkap. Sebab, dia mengatakan, adanya keterlibatan seorang Jenderal Polri.

“Presiden seharusnya tidak membiarkan keadaan tersebut dan Kapolri seharusnya menjawab harapan masyarakat. Karena itu disarankan agar Presiden membentuk tim pencari fakta untuk mengungkap kasus Novel Baswedan secara tuntas,” kata pengamat kepolisian Bambang Widodo Umar.

Bambang mengatakan, pembentukan TPF sekaligus guna mengungkap kebenaran ocehan Novel adanya dua kubu Polri yang pro dan kontra terhadap sepak terjangnya selama menjadi penyidik KPK. Menurut dia, dengan landasan pemikiran itu, kasus Novel bukan hanya menjadi tanggung jawab Polri melainkan presiden.

“Memang kasus Novel bukan kasus sederhana. Jika Polri terkesan mengulur-ulur waktu agar masyarakat melupakan, maka bisa muncul kesan Novel dikorbankan untuk hambat pengungkapan kasus-kasus besar korupsi secara tuntas antara lain e-KTP,” pungkasnya.

[noe]

Sumber: merdeka.com

Editor : Dhefi Nugroho

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge