0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Tattoo Artist Indonesia Punya Daya Saing Internasional

Solo Skin Art Exhibition 3 (dok.timlo.net/heru murdhani)

Solo — Tattoo Artist dari Indonesia memiliki kemampuan dan daya saing yang luar biasa di kancah internasional. Hal ini terungkap saat pelaksanaan Solo Skin Art Exhibition 3 di Taman Budaya Jawa Tengah, Kentingan, Jebres, Solo.

“Kalau daya saing, di luar negeri, kita sangat bisa bersaing dengan tatto artist luar,” kata Ketua Pelaksana Solo Skin Art Exhibition Prasetya Enggar Pradana, kemarin.

Pria yang akrab disapa Dodo ini mengatakan, kemampuan tattoo artist Indonesia dikarenakan selain mampu mengerjakan secara detil sebuah gambar, mereka juga mampu mengerjakan secara cepat.

“Kalau di luar negeri itu seorang tattoo artist bisa mengerjakan sebuah gambar, misalnya sepunggung begitu, itu dikerjakan satu hingga tiga bulan. Padah artis Indonesia paling hanya dua hingga tiga hari, dengan detil yang sama persis,” katanya.

Pria yang dalam setahun terakhir berekspansi ke Australia ini juga mengatakan, uang yang dihasilkan lebih banyak jika mau bekerja di luar negeri. Namun sayang, belum banyak tattoo artist asal Indonesia yang mau bekerja dan mendirikan studio di luar negeri.

“Padahal kalau di sana (luar negeri) itu pangsa pasar jelas lebih besar,” katanya.

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge