0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Orang Kaya di Korea Utara Gunakan Internet Untuk Facebook dan Konten Dewasa

Kim Jon Un dan istrinya. (Dok: Timlo.net/Nextshark. )

Timlo.net—Para orang kaya di Korea Utara yang memiliki akses internet, menggunakannya untuk mengakses Facebook, menonton video dewasa dan beberapa aktivitas lain. Hal ini terungkap dari penelitian perusahaan intelijensi ancaman Recorded Future dengan organisasi nirlaba Team Cymru.

Keduanya mengadakan studi komprehensif yang menganalisa bagaimana warga Korea Utara menggunakan internet dan mempertanyakan dampak penggunaannya untuk rencana rezim itu. Para peneliti memonitor penggunaan internet Korea Utara antara 1 April 2017 hingga 6 Juli. Data yang dikumpulkan cukup banyak. Mereka mulai melacak aktivitas online dari jumlah pengguna internet di negara itu yang terbatas. Kebanyakan pengguna internet di Korut ternyata adalah anggota kepercayaan atau anggota keluarga dari penguasa negara itu.

Umumnya para netizen Korut menggunakan internet untuk membuka toko online, memutar video, bermain game dan menggunakan sosial media secara aktif. Salah satu kegiatan online yang cukup digemari adalah menonton video dewasa.

Facebook adalah situs yang paling sering dikunjungi. Situs-situs lainnya adalah Google, Baidu, Instagram, Alibaba, Amazon, Tencent dan Apple. Pola pengguna internet mereka juga diamati. Aktivitas tertinggi dilakukan pada pukul 9:00 dan 20:00-21:00 pada hari kerja.

Sebagai perbandingan, para warga Korut biasa hanya memiliki ponsel dengan akses internet 3G biasa untuk SMS dan menelpon. Layanan yang digunakan adalah Koryolink, operator seluler lokal. Mahasiswa, peneliti dan beberapa pejabat pemerintah memiliki akses ke Kwangmyong, intranet lokal. Tapi akses ini hanya bisa dilakukan dengan komputer publik. Penelitian ini membantah asumsi jika Korea Utara benar-benar terisolasi dari dunia.

Sheena Chestnut Greitens, seorang ahli tentang Korut berkata kehadiran virtual negara itu harus menjadi perhatian pembuat kebijakan. “Data itu mengungkapkan jika kepemimpinan dan pemerintah kaum elit di Korea Utara terhubung dengan masyarakat internet modern dan mereka sadar dampak dari keputusan mereka terkait tes misil, tekanan terhadap rakyat, aktivitas kriminal dan lain-lainnya terhadap komunitas internasional. Keputusan-keputusan ini tidaklah dibuat dalam isolasi atau jika mereka tidak memiliki informasi yang benar seperti yang selama ini diyakini banyak orang,” tulis para peneliti.

Sumber: Nextshark.

Editor : Ranu Ario

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge