0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Ini Harga Fantastis Tato Dayak dan Mentawai

Seni tato (dok.timlo.net/heru murdhani)

Solo — Meskipun kerap dianggap sesuatu yang bersifat negatif di masyarakat, bagi penggemar tato, tato merupakan wujud ekspresi kebebasan dan identitas diri. Nah, ternyata pembuatan tato ini ternyata cukup bervariasi, kita perlu merogoh kocek cukup dalam untuk mendapatkan sebuah “identitas” yang akan kita kenakan seumur hidup.

“Kalau masalah harga memang cukup beragam. Di Indonesia ada dua macam harga tato yakni harga per-sentimeter dan harga per-jam pengerjaan,” ungkap Ketua Pelaksana Solo Skin Art Exhibition Prasetya Enggar Pradana, kemarin.

Secara rinci disebutkan untuk harga per-sentimeter tato black and grey ada di kisaran Rp 12.000, sedangkan untuk colour berada di kisaran Rp 14.000.

Selain tato baru, ada juga layanan yang bisa dilakukan studio tato yakni dengan memberikan warna baru pada tato lama, atau yang biasa dikenal dengan istilah touch up. Harganya berada di kisaran Rp 15.000, sedangkan untuk tato lama yang akan ditimpa dengan tato baru atau cover up berada di harga Rp 17.000.

Sementara untuk tato per-jam, tidak ada patokan standar untuk harga. Sebab untuk tato seperti ini tergantung pada perjanjian antara tattoo artist dan pelanggannya.

“Kalau saya di Indonesia saya per-jam dibayar sekitar Rp 800 ribu. Sedangkan di luar negeri saya pasang harga Rp 1,2 juta.” terang tatto artist yang tinggal di Australia itu.

Harga tato yang paling fantastis justru adalah tato tradisional di Dayak atau Mentawai. Sebab tidak ada standar harga yang ditetapkan. Melainkan mereka menggunakan mahar sebagai ganti jasa tato.

“Pernah seorang teman itu tato di sana menggunakan mahar. Untuk pengerjaan half leg (betis) dia membayar 2 ekor babi, yang jika dirupiahkan sekitar Rp 14 juta,” katanya.

Selain kerap mengadakan acara tato, ia bersama Solo Tattoo Solidarity dan Indonesia Subculture berupaya untuk mengedukasi masyarakat tentang tato yang bersih dan sehat.

“Selain masyarakat, kita juga membuat standar studio-studio tato yang ada di Indonesia untuk bisa mengerjakan dengan baik, bersih dan sehat,” katanya.

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge