0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Jadi Rebutan, Festival Angkringan Berjalan Semrawut 

Para pemilik gerobak angkringan mengecek peralatan mereka setelah selesai mengikuti Festival Angkringan (timlo.net/a wijaya)

Klaten — Jalannya Festival Angkringan 2017 di sepanjang Jalan Pemuda Klaten, Kamis (27/7) malam, berlangsung semrawut. Belum sempat dibuka oleh Pelaksana tugas (Plt) Bupati Sri Mulyani, ratusan gerobak angkringan yang dijajakan sudah ludes diserbu warga.

“Kacau mas. Belum dibuka Bupati, warga sudah berdesak- desakan berebut,” kata salah peserta Festival Angkringan, Nardi (43), Kamis (27/7).

Dari pantauan, bak car free night, masyarakat memadati venue festival di depan Gedung Sunan Pandanaran Kompleks RSPD hingga Rumah Dinas Bupati Klaten sejak pukul 18.00 WIB. Mereka ‘mengepung’ sebanyak 150 gerobak angkringan yang disediakan gratis oleh panitia. Sedangkan Plt Bupati tiba di lokasi sekitar pukul 19.15 WIB.

“Seharusnya dibuka mulai pukul 19.00 malam. Tapi mau gimana lagi, sekuat apapun gerobaknya, kalau makanannya enggak dikeluarkan bisa ambruk Mas. Karena masyarakat antrinya sudah sejak sore. Apalagi jarak gerobak satu dengan yang lain berdekatan,” imbuh Nardi, pedagang asal Bayat ini.

Kekecawaan serupa juga disampaikan salah seorang pengunjung, Robi Wijaya. Datang sekitar pukul 18.30 WIB, pria yang rumahnya tak jauh dari Alun- alun Klaten ini mengaku datang hanya sekedar untuk menyaksikan kemeriahan festival yang diselenggarakan untuk menyambut Hari Jadi Klaten ke 213 tersebut.

“Kejadian ini sama persis seperti Festival Angkringan 2015 lalu. Belum sempat dibuka, warga sudah keburu menyerbu makanan yang dihidangkan. Kan kasihan para pedagang maupun warga sudah datang jauh- jauh tapi kecelek lantaran sudah habis. Harusnya panitia memberikan batas steril atau membuat jarak antar angkringan biar agak jauh. Enggak tersentral seperti ini,” ujarnya.

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge