0271-626499 redaksi.timlo@gmail.com
Timlo.net

Pimpinan KPK Ingatkan Anak Buah Waspada 24 Jam

Komisi Pemberantasa Korupsi (dok.merdeka.com)

Timlo.net – Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Basaria Panjaitan mengaku sudah mengimbau seluruh personel KPK baik penyidik maupun karyawan, untuk selalu berhati-hati dan tetap berdoa. Karena, teror bisa terjadi kapan saja dan menimpa siapapun.

“24 jam kita was-was. Makanya yang paling penting selain manajemen risiko kita juga tetap harus berdoa,” ungkap Basaria kepada wartawan di Jakarta, Kamis (27/7).

Dia menegaskan bahwa lembaga antirasuah sudah memiliki manajemen risiko jika ada hal yang tidak diinginkan terjadi pada salah satu personelnya. Namun, tidak menutup kemungkinan tetap terjadi aksi teror pada personel KPK.

“Manajemen risiko itu sebenarnya sudah ada di KPK. Tapi saya ulang kembali, sehebat apapun kita jaga diri kita kalau kita ditarget pasti ada titik tertentu yang bisa diincar,” kata Basaria.

Disinggung permintaan Novel untuk dibentuk TGPF, Basaria menegaskan bahwa hingga saat ini pihaknya masih berkoordinasi dengan kepolisian. KPK tetap percaya Polri mampu menangani kasus yang menimpa salah satu penyidiknya.

“Semua, apapun yang dibutuhkan kepolisian, termasuk keterangan yang dibutuhkan dari korban, ini kita akan bantu itu semua. Sampai saat ini kita masih percaya kepolisian,” ucapnya.

Seperti diketahui, dalam wawancara eksklusif dengan Najwa Shihab, Penyidik senior KPK, Novel Baswedan memperlihatkan secarik kertas yang berisi data pribadi beberapa penyidik KPK termasuk dirinya. Dari nama, alamat rumah lengkap terbaru dan sebelumnya, pelat mobilnya hingga rute berangkat dan pulang ke rumahnya.

“Ini data petinggi Polri untuk mencari eksekutor. Menurut saya, ini teror. Saya dapat ini (kertas) dari seseorang yang saya percaya. Jika dibentuk TGPF (Tim Gabungan Pencari Fakta), bukti ini saya kasih ke mereka,” tegas dia.

[noe]

Sumber: merdeka.com

Editor : Dhefi Nugroho

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge