0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Musim Haji, Pedagang Musiman ini Ketiban Rejeki

(dok.timlo.net/setyo pujis)

Boyolali — Memasuki musim haji, menjadi berkah tersendiri bagi pedagang musiman yang berlokasi disekitaran komplek Asrama Haji Donohudan, Boyolali. Pasalnya, selama periode pemberangkatan haji berlangsung, permintaan meningkat cukup drastis.

“Alhamdulillah permintaan sudah mulai ramai. Karena cukup banyak para rombongan dari luar kota yang ikut menghantarkan saudaranya berangkat haji,” ujar salah seorang pedagang mainan, Narso (50) kepada wartawan, Kamis (27/7).

Selama musim haji itu, ia menjajakan beragam produk mainan anak-anak. Seperti pesawat, mobil-mobilan, boneka dan lainnya. Sengaja menawarkan produk tersebut, karena ingin menyasar anak-anak yang ikut menghantarkan saudaranya yang ingin berangkat haji.

“Kalau ramai omsetnya lumayan, sehari bisa mencapai Rp 5 juta,” jelasnya.

Barang dagangan yang dijualnya itu memiliki harga yang bervariasi. Mulai dari Rp 20 ribu hingga Rp 300 ribu. Hal itu tergantung dari jenis dan ukurannya.

Sementara kondisi yang sama juga dirasakan pedagang lainnya. Salah seorang pedagang oleh-oleh, Budi mengaku musim hasi merupakan ladang basah untuk dapat meraup rejeki. Hal itu karena oleh-oleh merupakan kebutuhan yang wajib dibawa pulang bagi mereka yang berasal dari luar kota.

“Kalau sepi omset sehari sekitar Rp 3 juta, tapi kalau pas ramai bisa lebih dari Rp 6 juta,” ungkapnya.

Dari sekian banyak oleh-oleh yang ditawarkan, Budi mengaku yang paling banyak diburu masyarakat selama musim haji adalah makanan ringan tradisional. seperti intip, wingko dan kripik tempe.

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge