0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Penyusunan Badan Pengelola Keraton Kesulitan Cari Pengurus

Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat (dok.timlo.net/gg)

Solo — Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat kesulitan mencari personel untuk menjadi pengurus bebadan (lembaga) Pengelola Keraton. Minimnya orang yang memenuhi syarat dianggap menjadi kendala.

“Kita butuh orang yang punya pengetahuan tentang keraton, punya pemikiran tentang pelestarian, pengembangan, dan inovasi,” kata salah satu kerabat Keraton Kasunanan Surakarta, Kanjeng Gusti Pangeran Haryo Dipokusumo, Kamis (27/7).

Diakui, mendapatkan sumber daya manusia yang mumpuni untuk menjadi pengurus Badan Pengelola Keraton tidak mudah. Diperlukan pengetahuan yang memadai tentang adat-istiadat, tradisi, dan budaya yang berlaku di Keraton Surakarta. Tak hanya itu, Badan Pengelola juga harus memikirkan pengembangan dan inovasi pengelolaan Keraton ke depan.

Struktur badan pengelola sendiri sebenarnya sudah selesai disusun oleh pihak Keraton. Dipo menerangkan, Keraton membutuhkan 100-an orang untuk mengisi seluruh struktur organisasi yang sudah dibentuk.

“Kan tidak ada sekolah tentang keraton. Kalau ada, enak. Tinggal ambil lulusannya saja,” kelakar pria yang juga adik kandung KGPH Panembahan Agung Tedjo Wulan itu..

Di sisi lain, badan pengelola juga harus segera diselesaikan untuk diajukan kepada Pemerintah Kota. Apalagi, Pemerintah Pusat saat ini mulai ancang-ancang menyususn Rencana Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2018. Bila tidak segera diajukan, Keraton terancam batal meraih bantuan dana dari pemerintah.

“Saya tidak bisa memastikan kapan selesainya. Yang jelas harus segera karena kaitannya dengan APBN,” katanya.

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge