0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Mengajar dengan Wayang Bisa Bikin Siswa Tidak Bosan

Agung Sudarwanto, guru SD Muhammadiyah 1 Solo melakukan model pembelajaran unik, menggunakan alat peraga wayang (dok.timlo.net/tyo eka)

Solo — Agung Sudarwanto, seorang guru SD Muhammadiyah 1 Ketelan, Solo melakukan model pembelajaran unik, menggunakan alat peraga wayang. Sistem ini dinilai efektif untuk mengajarkan materi pelajaran karena tidak monoton atau jenuh sekaligus menghibur peserta didik.

“Siswa kerap merasa bosan dan jenuh jika sistem berjalan monoton. Apalagi, mata pelajaran Bahasa Jawa,” ungkap Agung, Kamis (27/7).

Untuk mengajar seperti Bahasa Jawa, menurut Agung, dirinya harus kreatif dan inovatif menciptakan hal-hal baru. Misalnya saat mengajar materi digambarkan tentang Gatutkaca, sosok gagah perkasa tak terkalahkan dalam dunia pewayangan selaras dengan nilai-nilai karakter integritas, gotong royong dan mandiri.

Melalui model pembelajaran seperti ini, guru yang memiliki profesi dalang itu, berhasil menghipnotis atau menyedot perhatian 28 siswa di kelas. Mereka mendengarkan sambil mengikuti gerakan wayang. “Ini yang kadang siswa tidak bisa mengikuti bahasa Dewa atau bahasa Jawa, namun mereka sudah memperhatikan terlebih dahulu, semoga mereka dapat membekas di jiwanya,” ujarnya.

Kepala SD Muhammadiyah 1 Solo Sri Sayekti menyatakan, melemahnya budaya dan karakter bangsa ini menjadi sorotan tajam dari masyarakat. Persoalan ini tidak boleh diabaikan karena menyangkut masa depan generasi bangsa.

“SD Muhammadiyah 1 Solo terpanggil untuk ikut berkontribusi, salah satunya adalah mendorong guru dan tenaga kependidikan memberi keteladanan, minimal ketika mengajar membawa alat peraga,” jelasnya.

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge