0271-626499 redaksi.timlo@gmail.com
Timlo.net

Jonan Diisukan Dekat dengan Indira Sudiro?

(merdeka.com)

Timlo.net – Isu berkembang di jagat maya, Menteri ESDM Ignasius Jonan jalan dengan Indira Soediro heboh di media sosial. Pertama kali isu ini berawal dari akun anonimous @nasionalistulen dengan judul ‘Skandal Menteri ESDM’.

Diketahui, sejak 1 April, Indira direkrut oleh Kementerian ESDM sebagai Tenaga Ahli Bidang Komunikasi.

Staf Ahli Menteri ESDM Bidang Komunikasi, Hadi Djuraid memberikan klarifikasi terkait isu tersebut. Melalui akun twitternya, @HadiMDjuraid meluruskan kabar burung itu melalui kultwit sebanyak 22 kali.

“Foto-foto Jonan dengan Indira Soediro, yang awalnya juga dari akun-akun anonymous. Untuk memperkuat kesan skandal seperti isi chripstory ngawur itu, foto-foto Indira dalam berbagai pose yang cukup terbuka juga dimunculkan,” tulisnya, Rabu (26/7).

Dia mengatakan tugas Indira spesifik untuk media internasional dengan hubungan lembaga internasional. Indira merupakan Miss ASEAN Tahun 1991 sekaligus Puteri Indonesia 1992.

“Tiga bulan pertama Indira hampir selalu ada dikunjungan atau kegiatan menteri untuk akselerasi pengetahuan dan wawasan tentang ESDM,” tuturnya.

Dalam beberapa kegiatan, kata Hadi,Indira kerap mengunggah foto ke akun instagramnya. Foto dengan Jonan yang beredar diambil dari instagramnya.

“Foto-foto itu biasa saja, tidak spesial, tidak aneh, tidak langgar norma susila. Foto dengan pejabat lain seperti Wamen dan Dirjen juga ada,” ungkapnya.

Hadi juga menjelaskan soal spanduk yang sempat terpampang di kantor Ditjen Listrik di Jalan Gatot Subroto. Di gambar itu ada tulisan ‘Usir Indira Sudiro dari Kementerian ESDM karena bukan ahlinya’. Tak diketahui siapa pemasang spanduk tersebut.

“Pemasang spanduk adalah pengecut, karena pasang dini hari saat gelap, lalu kabur. Tidak ada demo. Pemasang spanduk pengecut itu hanya ingin pasang, potret, lalu kabur untuk sebar foto,” tegasnya.

Menurutnya, tuduhan akun anonymous ada skandal di ESDM, atau ada inisial IPPS bisa atur proyek sangat ngawur.

“Di tengah ramai-ramai isu reshuffle, mesti super hati-hati sikapi info. Semoga menjernihkan kekeruhan yang terlanjur meluas,” tegasnya.

[did]

Sumber: merdeka.com

Editor : Dhefi Nugroho

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge