0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Cina Gunakan Teknologi Untuk Prediksi Kejahatan

Kamera dengan teknologi pengenal wajah. (Dok: Timlo.net/ Indy100.com.)

Timlo.net—Cina mulai menggunakan sistem CCTV dan pengenal wajah untuk memprediksikan dan mencegah kejahatan. Teknologi ini mengingatkan kita pada film “Minority Report”.

Beberapa perusahaan di negara itu menolong polisi mengembangkan sistem artificial intelligence (AI) atau kecerdasan buatan. Sistem itu menganalisa data gerakan dan kebiasaan orang. Tujuan analisa itu untuk menilai kemungkinan munculnya kejahatan.

Sebagai contoh, jika seseorang terlihat mengunjungi toko yang menjual senjata, AI akan berusaha melacak aktivitas orang itu baru-baru ini, barang yang dia beli dan catatan kriminalnya. Sistem itu lalu menentukan kemungkinan orang itu melakukan aksi kejahatan. Resiko melakukan kejahatan dianggap ada jika seseorang terlihat sering mengunjungi wilayah-wilayah yang padat orang tanpa kegiatan atau tujuan yang jelas. Juga jika dia mengunjungi tempat-tempat yang mencurigakan seperti misalnya toko pisau.

Li Meng, Wakil Menteri Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Cina berkata, “Jika kami menggunakan sistem cerdas kami dan fasilitas cerdas kami, kami bisa tahu sebelumnya…siapa yang mungkin menjadi teroris, siapa yang mungkin melakukan hal buruk.”

Juru bicara salah satu perusahaan yang mengembangkan sistem AI itu, Cloud Walk berkata jika sistem mereka saat ini menjalani uji coba. Salah satunya untuk membedakan perilaku yang mencurigakan dengan aktivitas biasa dalam hidup sehari-hari. “Tentunya, jika seseorang membeli pisau dapur tidaklah masalah, tapi jika oran gitu juga membeli karung dan palu, orang itu menjadi orang yang mencurigakan,” ujar juru bicara itu.

Pemerintah Cina sendiri sudah mengumpulkan banyak data pribadi dari para warganya. Mereka juga sudah mencoba teknologi untuk mengenali jika orang berjalan dengan cara mencurigakan di tengah keramaian masyarakat. Misalnya dalam kejahatan pencopetan. Sementara itu, kamera pengenal wajah digunakan untuk mengenali dan mempermalukan pelaku kejahatan kecil di depan masyarakat. Misalnya bila orang ketahuan mengutil di toko.

Sumber: Indy100.com

Editor : Ranu Ario

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge