0271-626499 redaksi.timlo@gmail.com
Timlo.net

Kapolda Klaim HTI Jawa Tengah Tak Ada Lagi

Kapolda Jawa Tengah, Irjen Pol Condro Kirono (dok.timlo.net/achmad khalik)

Solo — Sejak dicabutnya izin badan hukum Ormas Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) oleh Kementerian Hukum dan HAM, Polda Jawa Tengah mengklaim aktivitas kelompok tersebut di wilayah hukum mereka sudah tak ada lagi. Meski begitu, pihaknya tidak menampik jika masih ada kelompok-kelompok kecil yang menolak diterbitkannya Perppu No 2 Tahun 2017 tentang Organisasi Masyarakat (Ormas).

“Seluruh atribut terkait HTI sudah dicopot semua. Sudah tidak ada lagi aktivitas HTI di Jawa Tengah, apalagi di Semarang,” terang Kapolda Jawa Tengah, Irjen Pol Condro Kirono, di Solo, Rabu (26/7) siang.

Di Jawa Tengah, kata Kapolda, terdapat 22 cabang HTI tersebar di seluruh wilayah kabupaten/ kota. Sejauh ini, pihaknya melakukan pengawasan dan mereka dengan sukarela mencabuti atribut, simbol hingga papan nama dan bersedia kembali mengakui Pancasila sebagai ideologi bangsa. Dengan begitu, anggota HTI yang telah sadar diharapkan dapat memegang janji mereka dengan menjaga persatuan dan kesatuan NKRI.

“Kami juga menghimbau kepada masyarakat untuk dapat menerima mereka dalam kehidupan sosial kemasyarakat ditempat mereka tinggal,” katanya.

Meski dinilai sudah tak ada lagi aktifitas HTI di  Kawasan Jawa Tengah, namun pihaknya tetap melakukan pengawasan melalui koordinasi kewilayahan dan intelejen di tiap kelurahan dan kecamatan.

“Pengawasan tetap dilakukan, namun kami yakin anggota HTI sudah banyak berkurang,” ungkapnya.

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge