0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Kapolda Jateng Ajak Takmir Masjid Sebarkan Kedamaian

Kegiatan sarasehan menangkal paham radikal yang diselenggarakan di D'Wangsa Hotel (dok,timlo.net/achmad khalik )

Solo — Ideologi Pancasila beberapa waktu terakhir terus digerus dengan kehadiran kelompok radikal. Jika terus dibiarkan, maka akan mengancam persatuan dan kesatuan NKRI.

“Mengantisipasi hal tersebut, butuh peran serta seluruh komponen bangsa agar tidak terjadi disintegrasi bangsa yang mengancam persatuan dan kesatuan bangsa,” tegas Kapolda Jawa Tengah, Irjen Pol Condro Kirono, dalam kegiatan Sarasehan pencegahan radikalisme berbasis agama, di Solo, Rabu (26/7).

Maka dari itu, Kapolda mengajak Kanwil Kemenag Jawa Tengah untuk turut serta membina sejumlah takmir masjid yang ada di Kawasan Jateng agar menyebarkan perdamaian serta memberikan ceramah yang menyejukkan terhadap umat Islam. Jangan sampai, masjid atau tempat ibadah yang ada di tiap wilayah malah disalahgunakan untuk menyebarkan paham kebencian yang mengancam persatuan di masyarakat.

“Kami mengimbau kepada takmir masjid melalui Kemenag Jawa Tengah untuk turut serta memelihara persatuan dan kesatuan bangsa,” jelasnya.

Menyikapi hal tersebut, Kakanwil Kemenag Jawa Tengah, Farchani mengatakan pihaknya akan melakukan koordinasi di tingkat bawah sekaligus menginstruksikan kepada jajarannya untuk turut serta melakukan pembinaan terhadap takmir masjid. Masjid sebagai sarana ibadah sebaiknya digunakan untuk menyebarkan perdamaian bukan untuk mengobarkan kebencian sesama umat beragama.

“Kami sependapat dengan imbauan Bapak Kapolda. Diharapkan, kerukunan umat beragama di masyarakat dapat tercipta,” kata Farchani.

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge