0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Polda dan Kemenag Bersinergi Antisipasi Gerakan Radikal

Kegiatan sarasehan menangkal paham radikal yang diselenggarakan di D'Wangsa Hotel Solo (dok.timlo.net/achmad khalik)

Solo — Mengantisipasi gerakan radikalisme dan anti Pancasila yang berkembang saat ini, Polda Jawa Tengah bersama dengan Kanwil Kemenag Jateng menggelar kegiatan sarasehan pencegahan radikalisme berbasis agama di Hotel D’Wangsa, Solo, Rabu (26/7) siang. Kegiatan tersebut diikuti sebanyak 293 peserta mulai dari jajaran Kemenag Kabupaten/kota, Kapolsek, Kapolres, Kasatbinmas hingga Kasatintel di eks Karesidenan Solo.

“Mengantisipasi gerakan radikalisme dan anti Pancasila yang berkembang saat ini, perlu keterlibatan seluruh pihak yang bersangkutan,” terang Kapolda Jawa Tengah, Irjen Pol Condro Kirono dalam sambutan pembuka kegiatan tersebut.

Dikatakan, setelah peristiwa 11 September di Amerika, agama Islam yang selalu dijadikan sasaran. Untuk itu perlu diadakan pembinaan hingga ke tingkat paling bawah. Islam bukan agama yang menyebarkan kebencian kepada umat atau kelompok yang lain. Sehingga, jika ada pihak-pihak yang mengatasnamakan Islam untuk menyebar kebencian kepada umat lain maka perlu diwaspadai.

“Islam itu agama yang rahmatan lil alamin. Maka tidak sewajarnya umat Islam menyebar kebencian hingga membentuk paham-paham anti Pancasila,” terang Kapolda Irjen Pol Condro Kirono.

Sementara itu, Kakanwil Kemenag  Jateng Farchani mengatakan, pihaknya siap melakukan sinergitas bersama dengan Kepolisian hingga di tingkat Kelurahan di Kawasan Jawa Tengah. Upaya ini dilakukan, untuk tetap menjaga persatuan dan kesatuan Bangsa Indonesia.

“Ideologi Pancasila tetap tak tergantikan. Kami yang juga bagian dari pemerintah siap memberikan kontribusi hingga di tingkat bawah,” tegasnya.

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge